• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Desember 31, 2025
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Sosmas

Mentan Segera Evaluasi Area Pertanaman Bawang Putih

29 Oktober 2019
Reading Time: 2 mins read
A A
Ilustrasi : Bawang Putih

Ilustrasi : Bawang Putih

MERDEKABICARA.COM | BOGOR – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan pihaknya perlu untuk memastikan kembali area pertanaman yang akan dijadikan sentra bawang putih. Hal itu dipandang perlu agar produksi bawang putih yang dihasilkan melalui wajib tanam bagi para importir memberikan hasil yang memuaskan.

“Kita tidak boleh salah penerapan karena kasian petaninya,” kata Syahrul di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/10).

Syahrul mengaku, sebelumnya ia berpandangan bahwa jika bawang putih sulit untuk dibudidayakan di Indonesia, lebih baik dilakukan subtitusi ke komoditas lain yang dibutuhkan masyarakat. Seperti misalnya bawang merah.

Berkaca dari pengalaman dirinya selama menjabat sebagai Camat hingga Gubernur Sulawesi Selatan, bawang putih yang dibudidayakan berukuran kecil. Ukuran bawnag putih lokal dan impor amat jauh sehingga kalah saing. Terlebih, iklim di Indonesia secara umum sangat tidak relevan untuk bawang putih.

Namun, setelah meninjau penelitian yang tengah dilakukan Kementan untuk menemukan bibit bawang putih yang lebih berkualitas, Syahrul optimistis ada jalan untuk bisa mengembangkan komoditas tersebut.

“Daripada kita coba-coba dan akan menjadi masalah bagi petani, lebih baik kita subtitusi. Tapi hasil laboratorium riset kita menunjukkan ada tanda-tanda pengembangan. Ini butuh riset lanjutan di lapangan yang cocok,” kata dia.

Syahrul menegaskan, masalah peningkatan produksi bawang putih saat ini harus dipecahkan secara akademik melalui riset yang tepat. “Kita butuh tingkat ketinggian tertentu dan hasil riset harus menjamin, dimana ada potensi disitu yang kita harapkan,” kata Syahrul.

Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Prihasto Setyanto menambahkan, saat ini total luasan pertanaman bawang putih di seluruh Indonesia mencapai 8.000 hektare (ha) dari semula hanya 2.000 ha. Ia mengatakan  dengan rata-rata produktivitas 8 ton per ha.

Senada dengan Syahrul, riset diperlukan untuk sektor budidaya komoditas bawang putih agar produk yang dihasilkan bisa menyamai impor. Baik dari segi ukuran siung, produktivitas, hingga kualitas. Sebab, tak hanya soal suhu udara, tingkat kelembaban juga mempengaruhi hasil produksi tanaman bawang putih.

Ia menyebut, salah satu daerah yang menjadi andalan bawang putih yakni di Tawang Mangu, Jawa Tengah. Rata-rata produktivitas bawang putih yang dibudidayakan mencapai 24 ton per ha.

Prihasto menyebut, tingginya tingkat produktivitas itu selain didukung oleh faktor iklim, juga benih unggulan lokal yang diciptakan sendiri oleh petani.

 

Sumber : Republika.co.id

SendShareTweet
Next Post

LEMKASPA Minta Presiden Akomodir Tokoh Aceh Dalam Pembangunan Nasional

Rekomendasi

Ilustrasi

Pertamina Resmikan BBM Satu Harga di Nias

7 tahun ago

Jelang Ramadhan, Harga Daging Meugang di Bener Meriah 150 per Kg

6 tahun ago

Trending

  • PT SAG Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Bencana 2025: “Kami Bantu Saudara Kami”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satreskrim Polres Pidie Bongkar Aksi Pencurian Beruntun di Belasan Sekolah, Pelaku Ditangkap di Banda Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belum Tersentuh Bantuan, PT Bapco Datang Bawa Bahan Makanan ke Desa yang Hampir Dilupakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bersatu untuk Kemanusiaan, PT Bapco dan Muspika Turun Tangan Bantu Korban Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PIM Santuni 700 Anak Yatim Desa Lingkungan Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In