• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, September 11, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Sosmas

Mentan Segera Evaluasi Area Pertanaman Bawang Putih

29 Oktober 2019
Reading Time: 2 mins read
A A
Ilustrasi : Bawang Putih

Ilustrasi : Bawang Putih

MERDEKABICARA.COM | BOGOR – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan pihaknya perlu untuk memastikan kembali area pertanaman yang akan dijadikan sentra bawang putih. Hal itu dipandang perlu agar produksi bawang putih yang dihasilkan melalui wajib tanam bagi para importir memberikan hasil yang memuaskan.

“Kita tidak boleh salah penerapan karena kasian petaninya,” kata Syahrul di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/10).

Syahrul mengaku, sebelumnya ia berpandangan bahwa jika bawang putih sulit untuk dibudidayakan di Indonesia, lebih baik dilakukan subtitusi ke komoditas lain yang dibutuhkan masyarakat. Seperti misalnya bawang merah.

Berkaca dari pengalaman dirinya selama menjabat sebagai Camat hingga Gubernur Sulawesi Selatan, bawang putih yang dibudidayakan berukuran kecil. Ukuran bawnag putih lokal dan impor amat jauh sehingga kalah saing. Terlebih, iklim di Indonesia secara umum sangat tidak relevan untuk bawang putih.

Namun, setelah meninjau penelitian yang tengah dilakukan Kementan untuk menemukan bibit bawang putih yang lebih berkualitas, Syahrul optimistis ada jalan untuk bisa mengembangkan komoditas tersebut.

“Daripada kita coba-coba dan akan menjadi masalah bagi petani, lebih baik kita subtitusi. Tapi hasil laboratorium riset kita menunjukkan ada tanda-tanda pengembangan. Ini butuh riset lanjutan di lapangan yang cocok,” kata dia.

Syahrul menegaskan, masalah peningkatan produksi bawang putih saat ini harus dipecahkan secara akademik melalui riset yang tepat. “Kita butuh tingkat ketinggian tertentu dan hasil riset harus menjamin, dimana ada potensi disitu yang kita harapkan,” kata Syahrul.

Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Prihasto Setyanto menambahkan, saat ini total luasan pertanaman bawang putih di seluruh Indonesia mencapai 8.000 hektare (ha) dari semula hanya 2.000 ha. Ia mengatakan  dengan rata-rata produktivitas 8 ton per ha.

Senada dengan Syahrul, riset diperlukan untuk sektor budidaya komoditas bawang putih agar produk yang dihasilkan bisa menyamai impor. Baik dari segi ukuran siung, produktivitas, hingga kualitas. Sebab, tak hanya soal suhu udara, tingkat kelembaban juga mempengaruhi hasil produksi tanaman bawang putih.

Ia menyebut, salah satu daerah yang menjadi andalan bawang putih yakni di Tawang Mangu, Jawa Tengah. Rata-rata produktivitas bawang putih yang dibudidayakan mencapai 24 ton per ha.

Prihasto menyebut, tingginya tingkat produktivitas itu selain didukung oleh faktor iklim, juga benih unggulan lokal yang diciptakan sendiri oleh petani.

 

Sumber : Republika.co.id

SendShareTweet
Next Post

LEMKASPA Minta Presiden Akomodir Tokoh Aceh Dalam Pembangunan Nasional

Rekomendasi

IPEMAPA Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Paya Bakong

7 tahun ago

Tim Monotoring Dinas P & K Pantau Kegiatan ANBK di SMPN 9 Lhokseumawe 

5 tahun ago

Trending

  • poto bbc indonesia

    Polemik Bendera Aceh, Azhari Cage: Sampai Kapan Cooling Down?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemuda Kompas Aceh Utara Go Internasional! Muhammad Refi, Berkiprah di Changemaker Youth Leadership Camp 2026 Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prodi Akuntansi Sektor Publik PNL Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA, Teguhkan Komitmen Mutu Pendidikan Vokasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng PDGI, Bunda PAUD Lhokseumawe Hibur Anak-Anak Terdampak Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danrem 011/LW Berduka, Ulama Aceh Abu Hanafiah Pulo Rungkom Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In