Categories: Pertanian

Irigasi Mapet Dibersihkan Demi Pasokan Air Petani Matang Baloi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Jelang datangnya musim garapan dan musim tanam padi, sejumlah petani bersama Pemerintah di Desa Matang Baloi Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara melakukan pembersihan saluran irigasi mapet sisa lumpur dan sampah bawaan pasca banjir 26 November 2025 Lalu.

Upaya tersebut dikerjakan guna memastikan aliran air kembali lancar dan siap digunakan untuk kebutuhan pengairan sawah setelah vakum selama 6 tahun tidak bisa digarap petani akibat kerusakan bendungan krueng pasee imbas banjir.Kini bendungan krueng pasee tersebut sudah berfungsi bisa beroperasi normal seperti biasa.

Kepala Desa Matang Baloi yang juga selaku Keujruen Blang Kecamatan Tanah luas A.Halim Ali mengatakan,kegiatan pembersihan ini menjadi langkah penting dalam mendukung kesiapan sektor pertanian desa yang tela lama tidak terkelola sawah para petani di desanya.Karena air irigasi dulu nya rusak berat dihantam banjir besar.Para petani terpalsa membersihkan lumpur, rumput liar, serta sampah bawaan banjir yang selama ini menghambat aliran air di sepanjang saluran irigasi.

Kata Halim,pembersihan telah berlangsung selama beberapa hari dengan menurunkan alat Excavator di lokasi yang fokus melakukan normalisasi saluran air agar kembali berfungsi optimal.

“Kondisi irigasi yang baik dinilai sangat penting untuk menunjang kebutuhan air lahan pertanian saat musim tanam dimulai pada 15 Mei 2026 ini secara serentak yang ada di sembilan kecamatan di aceh utara,” Ujarnya
Upaya ini juga mencerminkan semangat para petani Desa Matang Baloi yang terus bergerak dan tak kenal lelah dalam menjaga produktivitas pertanian sebagai bagian dari dukungan terhadap swasembada pangan.

Halim Ali,berharap setelah proses pembersihan selesai, saluran irigasi dapat kembali normal sehingga para petani dapat memulai musim tanam dengan lancar dan hasil panen yang lebih maksimal,”jelasnya

“Ada 37 Desa dalam Kecamatan Tanah Luas Aceh Utara saya selaku Kejruen Blang bersama Muspika bapak camat danramil kapolsek ikut aktif dalam hal ini untuk seluruh petani dalam minggu ini sudah bisa menggarap sawah mereka semua.Total keseluruhan area persawahan ada 9 Kecamatan akan normal seperti biasanya,”tutupnya. {}

Recent Posts

Singgung Dugaan Kekerasan, Ketua Komisi VI DPRA Minta Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Diusut

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH - Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nazaruddin atau Tgk…

19 jam ago

Dinilai Tak Transparan, Data Bansos Banjir Keude Geudong Terancam Digugat Warga

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Ratusan warga Gampong Keude Geudong Kecamatan Samudera meminta aparatur desa…

2 hari ago

SMSI Aceh Barat Terima Penghargaan Organisasi Media Pegiat Literasi

MERDEKABICARA.COM | ACEH BARAT -Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Barat mendapat penghargaan sebagai Organisasi…

2 hari ago

IPAU Anugerahi Bupati Aceh Utara Penghargaan Pemimpin Sigap Bencana

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH - Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, S.E., M.M., atau yang…

2 hari ago

Mengenal Laut Tawar Aceh Tengah

MERDEKABICARA.COM | ACEH TENGAH - Lot Tawar, begitu sebutan orang Gayo Kabupaten Aceh Tengah terhadap…

3 hari ago

Manajemen PNL Kunjungi Polban, Bahas Transformasi Politeknik Menuju Polytechnic University

MERDEKABICARA COM | BANDUNG -Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat langkah transformasi pendidikan tinggi vokasi…

4 hari ago