MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE – Sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap korban bencana, melalui program Jumat Berkah, PT Perta Arun Gas bersama Badan Dakwah Islam (BDI) PAG menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Blang Pulo. Bantuan diserahkan langsung oleh Pjs. Manager Corcomm & CSR, Makmur Raharjo, didampingi oleh Pj Kepala Desa Blang Pulo, Lhokseumawe, Tgk. Adami, Jumat (20/12/24).
Musibah kebakaran yang terjadi pada Desember 2024 itu menghanguskan satu rumah yang dihuni oleh 8 mahasiswi. Dua unit kendaraan sepeda motor dan laptop pun ikut pula dilalap si jago merah.
Dalam kesempatan tersebut, Makmur menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan aksi cepat dalam tanggap bencana yang dilakukan PAG kepada masyarakat sekitar, dalam hal ini korban terdampak
bencana. “PAG terlibat langsung untuk membantu masyarakat sebagai bentuk kepeduliannya kepada korban,” ujarnya
Makmur berharap dengan adanya bantuan ini dapat sedikit meringankan korban. “Mereka sebagian besar merupakan para mahasiswi yang sedang menimba ilmu di sini” tambahnya.
Adapun korban yang menerima bantuan adalah salah satu masyarakat Desa Blang pulo, atas nama Hj. Jamilah dan 8 Mahasiswi yang tinggal di rumah tersebut. PAG memberikan uang tunai kepada masing-masing korban dengan tujuan untuk meringankan beban seluruh korban terdampak kebakaran. {}
What Makes Modern Online Casinos So Popular Online casino sites have become one of the…
MERDEKABICARA.COM | PIDIE - Dalam rangka meningkatkan profesionalitas dan kompetensi personel, Polres Pidie melaksanakan Kegiatan…
MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas…
MEREEKABICARA.COM | ACEH TAMIANG - Sebagai wujud kepedulian terhadap fasilitas kesehatan yang terdampak bencana alam,…
MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH memimpin langsung kegiatan…
MERDEKABICARA.COM | PIDIE - Polres Pidie turut hadir dan mendukung kegiatan serah terima kunci rumah Hunian…