Categories: Pendidikan

Proses Belajar Tatap Muka, Pesantren Diminta Pedomani SKB 4 Menteri

MERDEKABICARA.COM | ACEH TENGAH – Pelaksanaan belajar dan mengajar di sekolah keagamaan atau pondok pesantren (dayah) tetap mengikuti panduan dari surat keputusan bersama ( SKB) empat menteri tentang panduan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Hal disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, Drs. H. Amrun Saleh, MA dalam pertemuan dengan para pimpinan pondok pesantren se kabupaten Aceh Tengah di Takenegon, Selasa kemarin.

“Penyelenggaran pendidikan madrasah pada dayah atau pesantren, tetap  mengikuti panduan yang tertera dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri  panduan pembelajaran pada masa Covid-19” terang Amrun.

Sesuai aturan SKB, siswa atau santri yang bisa masuk sekolah dan belajar dengan sistem tatap muka adalah jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menegah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA). Sementara untuk  tingkat Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) ke bawah belum bisa mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah meski berada di zona hijau.

“Sesuai SKB empat Menteri tersebut bahwa hanya daerah  zona hijau yang boleh menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, itupun dibatasi untuk jenjang Tsanawiyah dan Aliyah, artinya untuk kabupaten Aceh Tengah, pendidikan pesantren sudah bisa memulai belajar tatap muka pada bulan Juli ini, karena semua pesantren yang ada di daerah kita ada pada jenjang tsanawiyah dan aliyah dan daerah kita masuk zona hijau ” ujar lanjut Amrun.

Meski diijinkan untuk melakukan pembelajaran sistem tatap muka, namun menurut Amrun, pihak pesantren diminta tetap menerapkan protokol kesehatan bagi para santri maupun guru (ustadz dan ustadzah). Pesantren harus menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun, pengaturan jarak duduk dalam kelas, penggunaan masker  dan larangan orang dari luar, termasuk wali santri untuk memasuki komplek pesantren.

Kepada para pimpinan pesantren tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama ini berpesan agar semua pesantren yang ada di Kabupaten Aceh Tengah dapat berpedoman dan mematuhi ketentuan yang sudah diatur dalam SKB Empat Menteri tersebut dan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk teknis pengaturan protokol kesehatan.

“Untuk kebaikan kita bersama, terutama untuk keselamatan anak-anak kita, kami mohon para pimpinan pesantren dapat mempedomani aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, dan dalam penyelenggaraan pendidikan dengan pembelajaran sistem tatap muka ini, kami harapkan dapat berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid Kabupaten, terutama dalam penerapan protokol kesehatan” pungkas Amrun.

Rapat sosialisasi persiapan tatatan kenormalan baru bidang pendidikan dan keagamaan ini juga dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Aceh Tengah, Drs. Muslim mewakili Gugus Tugas Penanganan Covid dan diikuti oleh seluruh pimpinan pesantren dalam wilayah kabupaten Aceh Tengah.{}

Recent Posts

Satukan Warga, Forum Geuchik Matang Tengoh Sukses Gelar Pengajian Majelis Arbabul Hija Ke-34

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Forum Geuchik Matang Tengoh bersama Majelis Arbabul Hija sukses menggelar Kegiatan…

10 jam ago

Hari Bhayangkara ke-80: Polres Pidie Gelar Upacara dan Syukuran Bersemangat Presisi

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Polres Pidie menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilanjutkan dengan…

18 jam ago

Jelang Musim Tanam, Dua Desa di Tanah Luas Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Semangat gotong royong kembali hidup di Kecamatan Tanah Luas. Warga Desa…

22 jam ago

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Luas Laksanakan Bakti Sosial untuk Masyarakat Rentan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Polsek Tanah Luas Polres Aceh Utara melaksanakan kegiatan Bakti Sosial berupa…

2 hari ago

Wujud Nyata Kepedulian, Polres Pidie Serahkan Kunci Hasil Bedah Rumah Warga di HUT Bhayangkara ke 80

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pidie kembali…

3 hari ago

Satu Korban Tujuh Bidadari Ditemukan Meninggal, Tim Gabungan Buru Korban Kedua

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Tim gabungan berhasil menemukan satu dari dua remaja Gampong Meunasah Rayeuk…

5 hari ago