Categories: Sosmas

BPBA Serahkan 200 Buku Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Gayo

MERDEKABICARA.COM | ACEH TENGAH – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (Kalak BPBA), Ir. Sunawardi, M.Si melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBA, Said Ashim, SE, menyerahkan 200 Buah Buku Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Gayo (Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah) Kepada Pemerintah Daerah Aceh Tengah dan Bener Meriah, Kamis kemarin.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBA, Said Ashim, SE yang didampingi dua orang staf BPBA, menyerahkan Buku tersebut untuk Pemerintah Daerah Bener Meriah berjumlah 100 buah yang diterima oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Bener Meriah, ABD Kadir, ST, MT didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bener Meriah di Kantor BPBD setempat.

Demikian halnya penyerahan buku yang sama di Kabupaten Aceh Tengah berjumlah 100 buah dilaksanakan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah yang diterima oleh Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Drs. Ishak dan didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Aceh Tengah.

Said Ashim, saat berkoordinasi dengan Kalak BPBD Bener Meriah dan Kalak BPBD Aceh Tengah, menjelaskan bahwa Buku Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Aceh Tengah dan Bener Meriah merupakan buku terbitan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Tahun 2019 yang ditulis oleh Teuku Dadek, Hermansyah dan Yarmen Dinamika serta dibantu tim pengumpul data dari BPBA yang terdiri dari Said Ashim, Teuku Alkausar, Saiful Maswar, Deddi Midwar, Ihwan Julmi, Heryanto, Cut Dhiya Amalina dan Sarah. Dengan adanya buku ini, disamping menjadi bahan bacaan juga sekaligus dapat menjadi pembelajaran bersama yang akan bermanfaat di masa yang akan datang.

Berdasarkan data dan informasi pada buku Rehabilkitasi dan Rekonstruksi Gempa Gayo, tercatat kejadian gempa bumi yang terjadi di Aceh Tengah dan Bener Meriah pada tanggal 2 Juli 2013 dengan magnitudo 6,2 sehingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 34 orang meninggal dunia, 92 orang luka berat dan 352 orang luka ringan dengan jumlah pengungsi sebanyak 48.563 jiwa. Juga tercatat dampak gempa tersebut menelan korban jiwa di Kabupaten Bener Meriah 8 orang meninggal dunia, 52 orang luka berat, dan 62 orang luka ringan dengan jumlah pengungsi sebanyak 4.776 jiwa.

Pelaksanaan Pemulihan pasca gempa bumi di wilayah Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah dengan prioritas pemulihan di sektor permukiman, yaitu pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak gempa bumi juga dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi secara keseluruhan. Namun dalam perjalanannya banyak pelajaran yang dapat dipetik, baik oleh masyarakat yang terkena bencana alam itu sendiri, terkhusus bagi para tim pelaksana di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA). Buku yang ada di tangan pembaca ini akan mengurai perjalanan tim pada saat sebelum (pra), selama proses dan pasca rehab-rekons itu terjadi. Secara menyeluruh, buku ini berusaha menjelaskan berbagai persoalan yang dialami masyarakat dan peristiwa-peristiwa saat gempa itu terjadi dalam masyarakat setempat.

Pada Buku Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Gayo, terdapat sambutan dari Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT, yang menyampaikan bahwa dokumentasi terhadap kebencanaan adalah hal yang sangat penting dan menjadi pembelajaran untuk kegiatan-kegiatan kesiapsiagaan pada masa yang akan datang. Inilah yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh untuk menyusun seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang terjadi di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah untuk pembelajaran kedepan.

Diakhir sambutannya pada buku tersebut, Nova mengucapkan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Buku Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Aceh Tengah dan Bener Meriah dan semoga buku ini bermanfaat, menjadi salah satu upaya dalam mengurangi risiko bencana maupun pemahaman proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh. {}

Recent Posts

Lepas 206 Mahasiswa Jurusan Bisnis Magang, Direktur PNL: Adaptasi dan Disiplin Jadi Kunci Dunia Kerja

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) membekali sekaligus melepas 206 mahasiswa Jurusan Bisnis…

3 menit ago

Wali Kota Lhokseumawe dan Pemkab Aceh Utara Bahas Pengalihan Kepemilikan RSU Cut Meutia

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menghadiri Rapat Revitalisasi…

2 jam ago

MAA Aceh Utara Lahirkan Pemuda Pelopor dan Duta Adat, Warisan Indatu Bersemi di Tangan Generasi Muda

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Adat tidak cukup hanya dikenang sebagai warisan masa lalu. Ia harus…

15 jam ago

Gemilang di Porseni XV, Balqisa Humaira Persembahkan Medali Perak Kaligrafi Arab untuk PNL

MERDEKABICARA.COM | MEDAN -Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) pada ajang Pekan…

3 hari ago

Porseni XV Politeknik Se-Indonesia Resmi Dibuka, PNL Turunkan 48 Atlet di 12 Cabang

MERDEKABICARA.COM | MEDAN – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) XV Politeknik Se-Indonesia resmi dibuka di…

3 hari ago

Salurkan Motor Imam Gampong, DSI Aceh Utara: Bebas Pungutan!

MERDEKABICARA,COM | ACEH UTARA -Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Aceh Utara menegaskan bahwa informasi mengenai…

5 hari ago