Categories: KesehatanNasional

Begini Kondisi 9 Hari ABK World Dream yang Diobservasi

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA – Sebanyak 188 ABK terpantau dalam kondisi sehat, seluruhnya dapat melaksanakan aktivitas harian dengan baik (olahraga, ibadah, makan minum, MCK, hiburan mandiri, kegiatan pendampingan psikososial. Tidak ada keluhan sakit, demam, batuk, pilek, ataupun sesak napas. Demikian pantauan hingga Sabtu (7/3)
Hasil pemantauan suhu mereka rata-rata pada pagi hari adalah 36,2 derajat celcius, sementara pada sore hari adalah 36,2 derajat celcius. Rata-rata pemantauan suhu tim kesehatan Kemenkes dan TNI adalah 36,2 derajat celcius dan sore 36,4 derajat celcius.
Upaya preventif dan deteksi dini untuk penyakit potensi KLB lainnya (seperti Diare, DBD, Hepatitis Klinis, Chikungunya, dan Leptospirosis) serta keamanan pangan juga dilakukan. Hingga hari ini belum ada indikasi adanya kasus dan masih tetap terkendali.
Kebutuhan dasar air baik di area observasi maupun tim pendukung saat ini dalam keadaan cukup.
Telah dilaksanakan penandatanganan serah terima uji fungsi incenerator dari pihak Kemenkes kepada pihak penyedia jasa.
Bidang keamanan pangan melakukan pemeriksaan kimia pada sampel makanan untuk makanan ringan, sarapan, makan siang, dan makan malam dengan hasil negatif arsen, sianida, nitrit, dan formalin.
Pemeriksaan seluruh sampel melalui organoleptic, hasil aman untuk dimakan.
Dukungan psikososial bagi ABK saat itu melalui kegiatan outbond yang diikuti oleh 15 orang ABK perempuan, dimulai dengan ice breaking dan games ringan. Tujuannya untuk mengeratkan hubungan sosial dan meningkatkan kerjasama.
Bidang Pengendalian Vektor dan Sanitasi Lingkungan melakukan survey jentik dan nyamuk dewasa pada pagi hari di area perkebunan sekitar ring 2, hasilnya tidak ditemukan jentik dan nyamuk dewasa.
Pemusnahan limbah medis kurang lebih 7 kg berupa apron, sarung tangan karet, masker bedah, masker N95, tisu, botol bekas cairan alkohol, dan polybag limbah medis.
Pengawasan kualitas air minum/bersih di area ring 1 dan ring 2. Kebutuhan air bersih di pulau sebaru kecil berasal dari kapal tongkang. Pemeriksaan kualitas air secara kimia yaitu pemeriksaan sisa chlor, hasil uji kualitas air kimia dg metode palintest dari 7 titik yang diambil sampel dinyatakan masih dalam batas aman.
Dilakukan pula disinfeksi air bersih pada ground tank dan sumber air yg berasal dari sumur resapan.
Pengangkutan dan pemusnahan sampah domestik sekitar 100 kg dengan incinerator manual oleh NUBIKA Ditziad.
Sementara itu juga, Peerintah juga telah memberikan Logistik yang sudah didistribusikan untuk operasional penyelenggaraan observasi dalam rangka kekarantinaan kesehatan. {}

Recent Posts

Donasi Bencana Tembus Rp10,4 M, Bupati Ayahwa Sampaikan Terima Kasih

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Bupati Aceh Utara H Ismail A Jalil, SE, MM, atau yang…

46 menit ago

Pemkab Aceh Utara Sabet Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Pratama dari BKN

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali menorehkan prestasi di bidang manajemen Aparatur…

2 hari ago

Aksi Peduli Kodim 0103 Aceh Utara di Pedalaman Tanah Luas: Beri Al-Qur’an Santri hingga Bangun MCK bagi Warga Cotdah

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Komitmen Kodim 0103/Aceh Utara dalam mendukung pendidikan keagamaan dan meningkatkan kesejahteraan…

3 hari ago

PNL Mengganas di IPEC 2026 Surabaya, Sukses Boyong 4 Medali ke Kampus

MERDEKADICARA.COM | SURABAYA - Delegasi Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat…

3 hari ago

Pemko Lhokseumawe Pertahankan Opini WTP dari BPK Aceh

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)…

4 hari ago

Momen Simpatisan dan Kader PSI Aceh Sambut T. Rival Amiruddin di Blang Bintang

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH -Ratusan simpatisan dan kader Partai Solidaritas Indonesia PSI Tbk Aceh memadati…

1 minggu ago