Categories: Sosmas

PLN Tagih Korban Kebakaran Keude Paya Bakong Biaya Beban Listrik

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA – Kebakaran hebat yang teradi beberapa waktu lalu telah menghanguskan ruko berkonstruksi kayu di Keude Paya Bakong Kecamatan Paya Bakong. Peristiwa yang terjadi pada Jumat usai subuh, 25 Oktober 2019 itu menghanguskan 19 ruko dan 1 rumah serta 1 mobil dan 1 sepeda motor serta meninggalkan dua nestapa yang teramat dalam bagi para korban.

Badan Usaha Milik Negara salah satunya Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Lhoksukon tetap terus menagih biaya beban kepada pelanggan korban kebakaran Keude Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara. Pengutipan ini dinilai tidak manusiawi disaat korban masih mencoba bangkit dan melupakan duka.

“Sejumlah pria mendatangi kami, mereka mengaku dari PLN ang di tugaskan untuk menagih tunggakan biaya beban listrik pelanggan kepada kami korban kebakaran,” terang M. Herizal, yang merupakan salah seorang korban kebakaran Keude Paya Bakong, Selasa, (14/01).

Dirinya mengatakan, dua pekan lalu atau pada akhir Desember 2019, sejumlah pria mendatangi korban kebakaran Keude Paya Bakong dengan tujuan menagih tunggakan biaya pemakaian listrik selama 3 bulan bulan yakni Oktober, November dan Desember 2019.

Para petugas yang mengaku dari PLN meminta warga para korban kebakaran agar segera melunasi biaya pemakaian bulan Oktober beserta biaya beban (November dan Desember).

Kebakaran yang disebut karena hubungan arus pendek (korsleting) menyebabkan kerugian materil hingga ratusan juta rupiah serta menyebabkan 22 keluarga kehilangan tempat tinggal.

“Disaat kami masih berupaya berjuang mengumpulkan sisa-sisa untuk bangkit, PLN malah datang melakukan pengutipan. Ini tidak manusiawi” sebut Herizal.

Ironisnya, sejumlah petugas PLN mendatangi ke lokasi kebakaran bukan hanya menagih secara baik-baik. Mereka disebut malah melontarkan ancaman apabila pelanggan tidak mau bayar tagihan.

“Kalau tidak mau bayar, kami akan ganti dengan meteran prabayar,” ucap Herizal menirukan ancaman yang dilontarkan oleh petugas tersebut.

Heri dan puluhan korban kebakaran lainnya berharap perusahaan plat merah itu lebih manusiawi dalam melaksanakan tugas di lapangan.

“Tindakan oknum ini sangat buruk. Mereka mengintimidasi. Seharusnya kami berhak menerima kompensasi atau kelonggaran, bukan malah cara-cara premanisme dilakukan. Kami akan lapor hal ini ke otoritas lebih tinggi agar petugas itu ditindak” sebutnya.

Sementara itu, saat dihubungi via sambungan telpon, Manager PLN Rayon Lhoksukon, Agussalim mengatakan belum mengetahui hal tersebut.

“Saya belum tahu itu. Mungkin para petugas menagih kepada pelanggan yang bukan korban kebakaran” terang Agus berdalih.

Ketika Media memastikan bahwa pihak yang dikutip tagihan merupakan korban kebakaran, Agussalim menyebut perusahaan negara tersebut pasti memberikan kompensasi, kami siap menerima keluhan, boleh kita lakukan pertemuan di kantor. Memang biaya admin itu tetap akan muncul, ujarnya.

Ketika Media mempertanyakan adanya petugas lapangan mengancam para pelanggan, Agussalim membantah.

“Itu mungkin hanya dilebih-lebihkan saja. Namun bila yang ditagih tunggakan sebelum terjadnya kebakaran, itu memang prosedur yang akan diganti dengan prabayar. Intinya kita komunikasikan,” kata Agus melalui sambungan telepon. (Rif)

 

Recent Posts

PN Jantho Lantik Tiga Panitera Muda, Ada Pesan Penting yang Disampaikan

MerdekaBicara - Aceh Besar | Pengadilan Negeri (PN) Jantho resmi melantik tiga pejabat Panitera Muda…

2 hari ago

Pantau Arus Balik: Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie Tinjau Pos Tol Padang Tiji

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. melaksanakan kunjungan…

1 minggu ago

Narasi dan Arah Pembangunan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Di tengah hiruk-pikuk pembangunan yang diukur dengan beton, aspal, dan angka-angka…

2 minggu ago

Wujudkan Mimpi Lebaran, Yulinda Sayuti Ajak Anak Yatim Belanja

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Tim Penggerak PKK Kota Lhokseumawe bersama Dewan Kerajinan…

2 minggu ago

DWP PNL Gelar “Ramadhan Berkah”, Salurkan Donasi untuk Anak Yatim, Kaum Dhuafa, dan Fii Sabillah

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menggelar kegiatan Ramadhan…

3 minggu ago

Wujud Kepedulian, Perta Arun Gas Sebar 1.000 Paket Kebaikan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Momentum Bulan Suci Ramadhan 1447 H diisi para Perwira Perta Arun…

4 minggu ago