Categories: Sosmas

Kementan Perluas Area Plasma untuk Capai Swasembada Gula

MERDEKABICARA.COM |JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menginstruksikan kepada jajarannya untuk bergerak mencapai target swasembada gula pada 2024. Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono menyampaikan bahwa salah satu terobosan yang dilakukan yaitu dengan memperluas lahan plasma di luar pulau Jawa.

Pemilihan areal pengembangan tebu di luar pulau Jawa dikarenakan potensi lahan di luar pulau Jawa masih besar. Saat ini pengembangan areal plasma sudah mulai dilakukan di provinsi Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatra Selatan.

“Pemerintah akan membantu dalam perluasan areal plasma melalui penyediaan lahan, pembersihan lahan, pemberian bantuan benih dan pupuk, serta bimbingan teknis,” ucap Kasdi.

Kasdi menyampaikan pemerintah akan bekerjasama dengan perusahaan yang berada di sekitar areal pengembangan plasma terkait pemberian bimbingan teknis kepada calon petani yang akan melakukan usaha budidaya tebu di lahan tersebut. Berdasarkan data yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Perkebunan kebutuhan gula konsumsi atau gula putih sebanyak 2,8 juta ton yang penuhi dengan produksi nasional sebesar 2,5 juta ton dan melalui impor sebesar 300 ribu ton. Kebutuhan konsumsi gula diperkirakan 2,8 juta ton akan terpenuhi.

“Kita punya rencana investasi sebagai arahan Bapak Menteri Amran yaitu dengan tambahan 15 pabrik gula yang akan kita bangun pada periode 2020 sampai dengan 2024 untuk memenuhi kebutuhan gula industri sebanyak 3,2 juta ton dapat dipenuhi pada 2029,” ucap Kasdi.

Secara keseluruhan total potensi perluasan areal plasma dari sepuluh pabrik gula baru yaitu 103.900 ha. Diantaranya ada enam pabrik gula baru berlokasi di luar Jawa dengan potensi areal plasma sebesar 63,5  persen atau seluas 66.000 ha.

Dengan rata-rata produktivitas untuk enam pabrik gula di luar Jawa tersebut sebesar 7,7 ton gula/ha, maka total pertambahan produksi gula yang akan didapat oleh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dengan adanya pengembangan areal plasma di luar Jawa sebesar 508.200 ton. Dengan pertambahan angka tersebut dia yakin swasembada gula akan cepat tercapai.

 

Sumber : Republika.co.id

Recent Posts

KKP Bantu Alat Berat Ekskavator, Percepat Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Utara

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia secara resmi menyerahkan bantuan…

6 jam ago

Resmi Dilanjutkan! Pemkab Aceh Utara Minta Sportivitas di Bupati dan Wakil Bupati Cup II 2026

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Lanjutan Turnamen Sepak Bola Bupati dan Wakil Bupati Cup II Aceh…

3 hari ago

Kontrak PPPK Lhokseumawe Akan Diperpanjang Setelah Evaluasi 3 Bulan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe memutuskan untuk memperpanjang masa kerja Pegawai Pemerintah dengan…

6 hari ago

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Ada bantuan yang selesai ketika diserahkan, tetapi ada pula kepedulian…

7 hari ago

Wujud Kepedulian, RPP Angkatan 56 Polda Aceh-Polres Pidie Gelar Baksos di Dayah Tgk Chik di Anjong

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan dunia pendidikan Islam, Angkatan 56…

1 minggu ago

8 Bulan Pascabencana, Sawah Aceh Utara Belum Pulih, DPRK Desak Pemerintah Aceh Bergerak Cepat

  MerdekaBicara.com | Banda Aceh – Delapan bulan lebih pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada…

1 minggu ago