Categories: DuniaSosmas

Turki : Kemerdekaan Palestina Tanggung Jawab Utama OKI

MERDEKABICARA.COM | ANKARA – Pemerintah Turki menyatakan akan menolak setiap kesepakatan perdamaian yang tidak mencantumkan kemerdekaan Palestina. Ankara menilai penting bagi negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk bersatu dan memperjuangkan hal tersebut.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, kekompakan negara anggota OKI dalam memperjuangkan pembentukan negara Palestina yang berdaulat lebih mendesak dari sebelumnya. “Ini adalah tanggung jawab yang menjadi tanggung jawab utama kita,” ucapnya dilaporkan laman Anadolu Agency, Kamis (30/5).

“Karena itu saya yakin, bahwa setiap perjanjian damai yang tidak mempertimbangkan pembentukan negara Palestina merdeka dengan Al Quds Al Sharif sebagai ibu kotanya pasti akan ditolak komunitas OKI,” ujar Cavusoglu.

Pernyataan Cavusoglu muncul setelah Amerika Serikat (AS) berencana menggelar konferensi ekonomi bertajuk “Peace for Prosperity” di Bahrain pada 25-26 Juni mendatang. AS dilaporkan akan merilis bagian pertama dari rencana perdamaian Timur Tengah, termasuk konflik Israel-Palestina, dalam acara tersebut.

Dalam konflik Israel-Paestina, AS disebut akan menawarkan solusi ekonomi, yakni dengan mendorong arus investasi untuk Tepi Barat dan Jalur Gaza yang dibekap krisis kemanusiaan. Konferensi di Bahrain memang diharapkan dihadiri 300-400 perwakilan serta eksekutif bisnis dari Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Beberapa pemimpin bisnis Palestina juga diperkirakan menghadiri acara tersebut.

Mesir, Yordania, Oman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan negara-negara anggota G7, kemungkinan akan turut mengirim delegasi ke konferensi Bahrain. Namun belum diketahui apakah delegasi itu akan dpimpin menteri keuangan masing-masing negara atau tidak.

Otoritas Palestina sendiri telah menyatakan tak akan megirim utusan ke konferensi tersebut. Ia mengaku tak pernah diajak berunding dan berkonsultasi oleh AS atau negara-negara Timur Tengah lainnya perihal perhelatan acara itu.

Kendati demikian, Palestina menegaskan akan menolak setiap solusi yang tak menyertakan tuntutan politiknya, yakni pembentukan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Tuntutan tersebut tak dapat ditawar melalui solusi ekonomi yang direncanakan AS.

 

Sumber  : Republika.co.id

Recent Posts

Koordinator Humas dan Kerja Sama PNL Muhammad Hatta Pimpin Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH - Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh (FHPTA) resmi terbentuk sebagai wadah…

14 jam ago

PNL Perkuat Diplomasi Vokasi Global, Teken MoU Strategis dengan Kampus Tiongkok di CITIEA 2026

MERDEKABICARA.COM | YOGYAKARTA -  Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali menorehkan capaian strategis di panggung internasional…

2 hari ago

Zikir Menembus Qalbu, Safari Subuh TU Aceh Menyalakan Samudera Hikmah di Masjid Syuhada Lhoksukon

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Dalam embun subuh yang masih menggantung dan desir pagi yang menenteramkan…

3 hari ago

Safari Subuh Kompas Aceh Utara Perkuat Ukhuwah dan Spirit Ketakwaan di Masjid Haji Muhammad Hanafiah

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Komunitas Pemuda Subuh (Kompas) Aceh Utara kembali menggelar kegiatan Safari Subuh…

4 hari ago

Prodi RPL dan Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional Resmi Dibuka, PNL Tembus Lompatan Global

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA - Kabar menggembirakan datang dari Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL). Kementerian Pendidikan Tinggi,…

5 hari ago

Langkah Tegas Pemko Lhokseumawe Tertibkan Usaha Sarang Burung Walet Ilegal

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melakukan penertiban terhadap sejumlah pemilik toko dan…

7 hari ago