Categories: Sosmas

Jaga Ketersediaan Bawang Merah, Bulog Gunakan Gudang Canggih

MERDEKABICARA.COM |BREBES – Dalam menjaga ketersediaan bawang merah, Perum Bulog menggunakan gudang canggih  Control Atmosphere System dalam penyimpanannya. Kepala Divisi Regional Jawa Tengah Mentoba Sugit T Mulyono mengatakan gudang untuk menyimpan bawang merah tersebut menggunakan tekonologi Control Atmosphere Storage (CAS).

“Untuk CAS kita dalam penyimpanan jauh lebih unggul,” kata Mentoba saat ditemui di gudang moderen bawang merah Bulog di Brebes, Jawa Tengah, Kamis (2/5).

Dia menjelaskan dalam penyimpanan normal bawang merah, rata-rata perharinya akan susut sekitar satu sampai 10 persen. Namun, dengan penyimpanan menggunakan CAS, Mentoba memastikan dalam tiga bulan baru bawang merah akan susut 10 persen.

“Dengan teknologi itu (CAS), bawangnya dimatisurikan, jadi difungsikan tidak bekerja terus tapi dimatikan. Pada saat tak terkena atmosfir (CAS) akan hidup kembali, jadi fresh,” jelas Mentoba.

Mentoba mengatakan saat ini Divisi Regional Jawa Tengah memiliki 20 unit CAS di lokasi gudang tersebut. Menurutnya, saat ini gudang tersebut dapat menyimpan dengan kapasitas sebanyak 272 ton bawang merah konde (masih terikat menjadi satu) dan 326 bawang merah rogol (sudah terpisah).

Dia menambahkan, ada kemungkinan CAS dapat menyimpan bawang merah lebih lama meski harus diuji coba terlebih dahuli. “Kita uji coba dulu sementara tiga bulan, nanti mungkin bisa coba beberapa bulan untuk yang sebenarnya,” ungkap Mentoba.

Sementara itu, Kepala Divisi Pergudangan, Persediaan dan Angkutan Perum Bulog Mokhamad Suyamto mengatakan dalam membuat gudang canggih tersebut, membutuhkan investasi senilai Rp 25 miliar. “Ini aangka di luar gedunh ya. Ada 20 unit, termasuk pembangkit listrik PLN,” tutur Suyamto.

Suyamto mengatakan pengadaan gudang bawangmerah dengan tekonologi tersebut sesuai dengan arah pusat. Hanya saja, dia mengatakan rencananya gudang dengan teknologi CAS akan dibangun di setiap sentral produksi bawang merah seluruh Indonesia.

 

Sumber : Republika.co.id

Recent Posts

Silent Growth: Bertumbuh dalam Diam, Berdampak dalam Kehidupan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Di tengah zaman yang menjadikan eksposur sebagai mata uang sosial, banyak…

16 jam ago

Ribuan Warga Terpukau! Aksi Ekstrem Sinar Pelita Rapai Debus Cotdah Sukses Hipnotis Buket Selamat

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Grup kesenian tradisional Sinar Pelita Rapai Debus dari Desa Cotdah tampil…

2 hari ago

Polres Pidie Gelar Anjangsana, Pererat Hubungan dengan Purnawirawan, Warakawuri dan Personil yang Sakiti

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pidie menggelar kegiatan…

2 hari ago

Perkuat Pangan Nasional, Polda Aceh Bersama Petani Muda Pidie Tanam 40 Hektare Jagung

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎‎ ‎‎Semangat mewujudkan swasembada pangan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi antara…

3 hari ago

Suara Menarik Perhatian, Komunikasi Menggerakkan Perubahan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Di tengah derasnya arus informasi yang mengalir tanpa henti, manusia modern…

3 hari ago

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab Aceh Utara Matangkan Rencana Pawai dan Bazar

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menggelar Rapat Finalisasi Pelaksanaan Hari Besar Islam…

5 hari ago