Categories: Sosmas

Generasi Milenial Diajak Wujudkan Ketahanan Pangan

MERDEKABICARA.COM | MANOKWARI – Generasi milenial diimbau untuk berperan aktif mewujudkan ketahanan pangan. Mereka adalah kalangan pemuda yang potensial untuk mengajak masyarakat sekitar untuk peduli pangan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tanamanan Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Papua Barat, Yacob S Fonataba, dalam kuliah umum yang dihadiri 300 mahasiswa setempat di Aula Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan Manokwari) pada Sabtu (13/4).

Bertema “Prospek dan Permasalahna Pengembangan Tanaman Pangan dan Hortikultura dalam Rangak Mewujudkan Ketahanan Pangan”, Kadis TPHBun Papua Barat mengawali kuliah umum dengan materi “Kebijakan Pembangunan Pertanian Tahun 2015 hingga 2019.”  Sawit, kopi, dan kakao, komuditi khas Papua Barat yang terus dipantau pergerakannya dalam skala nasional.

Khusus untuk kakao atau coklat, Kadis TPHBun Kementan mengajak para generasi milenial untuk terus bangga dengan produk unggulan Distrik Ransiki ini.  Pasalnya, kala Kadis TPHBun Kementan melakukan lawatan ke Ibukota, disuguhkan minuman coklat dari berbagai wilayah di Indonesia, dan ternyata coklat terbaik berasal dari Papua Barat.

Dari 11 komoditi yang masuk dalam target produksi nasional, masih ada satu komoditi unggulan Papua yang belum tercantum.  Sagu.  Papua Barat banyak memiliki gunung-gunung sagu yang dapat dimanfaatkan dengan baik.

Pemprov Papua Barat mengimbau Mahasiswa Polbangtan untuk dapat melakukan diversifikasi pangan terhadap bahan-bahan lokal.  “Sasarannya sudah tentu bukan petani yang sudah berusia lanjut, tetapi milenial yang sudah banyak memanfaatkan ponsel unuk menambah pengetahuan bertani,” ajak Yacob.

Petani kedepan bukan lagi petani bersimpuh dengan lumpur, tetapi petani yang mampu berinovasi dan selalu update perkembangan tekhnologi. Kadis TPHBun Kementan mencontohkan salah satu teknologi yang sebelumnya Ia ketahui dari negara Jerman, tenyata teknologi mesin pertanian mulai dari proses menanam hingga panen sudah ada di Distrik Kebar, Papua Barat.  Dengan kedisiplinan dan antusiasme Mahasiswa Polbangtan Manokwari, Kepala Dinas tadi menyakini terwujudnya ketahanan pangan.

Dalam sambutan kegiatan, Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta menyampaikan rencana mewujudkan ketahanan pangan.  “Kami memilik lahan kosong seluas 40 hektar yang rencananya akan dimanfaatkan untuk tanaman perkebunan andalan Papua Barat,” sebut Purwanta.

Tanaman-tanaman tersebut terdiri dari kelapa sawit, kako, dan pala.  Dengan adanya Program Studi baru yakni Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan, Polbangtan Manokwari berencana mengembangkan budidaya kakao di Lahan Praktik Andai Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

 

Sumber : Republika.co.id

Recent Posts

Tingkatkan Profesionalisme Penyidik, Polres Pidie Gelar Pelatihan Teknis Reskrim 2026

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - Dalam rangka meningkatkan profesionalitas dan kompetensi personel, Polres Pidie melaksanakan Kegiatan…

5 jam ago

Sidak Dukcapil, Sekda Lhokseumawe Cek Kualitas Pelayanan Adminduk

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas…

3 hari ago

Peduli Pasca Banjir, PT Paramount Bed Indonesia dan PT Global Sembilan Karya Salurkan Donasi Bed ICU ke Tiga RSUD di Aceh

MEREEKABICARA.COM | ACEH TAMIANG - Sebagai wujud kepedulian terhadap fasilitas kesehatan yang terdampak bencana alam,…

4 hari ago

Tegaskan Keputusan Gubernur, Wali Kota Lhokseumawe Minta Perusahaan Terapkan UMP 2026

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH memimpin langsung kegiatan…

7 hari ago

Sinergi Polri, Kapolres Pidie Salurkan Bantuan Logistik bagi Penghuni Huntara.

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - Polres Pidie turut hadir dan mendukung kegiatan serah terima kunci rumah Hunian…

7 hari ago

Wali Kota Lhokseumawe Salurkan Perlengkapan Sekolah Korban Bencana

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe terus berkomitmen memastikan pemulihan sektor pendidikan pascabencana dengan menyalurkan…

1 minggu ago