Categories: Gaya HidupSosmas

PLN Siapkan Truly Charging Station Pertama di Indonesia

MERDEKABICARA | JAKARTA – PLN bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuat mibil listrik. Ini merupakan karya penelitian dari mahasiswa ITS, di mana pembuatan mobil dan motor listrik 80 persen buatan anak bangsa dengan uji coba keliling Indonesia.

PLN UIW (Unit Induk Wilayah) Sulselrabar telah menyiapkan infrastruktur berupa SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Umum) di kantor PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Mattoanging yang terletak di Jl. Mongonsidi, Kota Makassar. UPL ini menggunakan format Truly Parking and Charging Station pertama di Indonesia guna mendukung pengisian ulang daya kendaraan masa depan.

Charging station tersebut terletak di kawasan sentral bisnis di Makassar guna memudahkan akses bagi calon pengguna. General Manager PLN UIW Sulselrabar Bambang Yusuf menyampaikan bahwa di PLN telah menyiapkan 103 SPLU yang tersebar di Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat guna mendukung pengisian ulang kendaraan listrik.

“Salah satu terobosan kami juga menyediakan SPLU pertama dengan format “Truly Charging Station” di Indonesia dimana PLN menyediakan lahan parkir yang nantinya pengguna dapat melakukan kegiatan sembari mengisi daya mobilnya”, ujar Bambang, Sabtu (2/3).

Ketua Tim PLN ITS Explore Indonesia, Agus Mukhlisin, menjelaskan bila dibandingkan mobil konvensional pada umumnya, maka mobil listrik tersebut jauh lebih hemat dari sisi penggunaan energi.

“Jadi 1 Kwh bisa menempuh 5 Km. Perbandingannya kalau dengan bensin menempuh 10 Km, dengan mobil listrik bisa sampai 25 Km. Sementara untuk pengisian daya itu membutuhkan wkatu 4 jam. Jadi setiap menempuh jarak 150 Km mesti dilakukan pengisian daya,” kata dia.

Dia menjelaskan untuk titik pengisian daya telah dipersiapakan oleh PLN. Agus yang merupakan mahasiswa Semester IV ITS ini menargetkan perjalanan keliling Indonesia membutuhkan waktu selama lima bulan. Ia yakin bahwa mobil dengan bertenaga listrik dengan energi masa depan karena energi listrik dari berbagai alternatif energi mulai dari energi terbarukan dan lama.

“Kalau pengalaman kami BBM susah apalagi solar sehingga bahan bakar akan habis, namun jika mobil listrik maka menjadi solusi masa depan dan kami mempersiapkan diri dan berkompetisi dikendaraan listrik,” tegasnya.

Nantinya setelah bertolak dari Makassar mobil listrik tersebut akan singgah untuk melakukan pengisian daya di Pangkep, Parepare, Mamuju, Rantepao, Malili, Kolaka dan Kendari yang kurang lebih akan menempuh jarak 1.415 Km dan waktu 10 hari.

 

Sumber  : Republika.co.id

Recent Posts

Inovasi Tata Kelola Kepegawaian, PNL Luncurkan Aplikasi SIKAT

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) melakukan sosialisasi sekaligus peluncuran aplikasi berbasis web…

12 jam ago

Pemkab Aceh Utara Jaga Harga Gabah dan Pacu Produktivitas Petani

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan produktivitas pertanian…

2 hari ago

DPRA Desak Aparat Hentikan Tindakan Represif dalam Pengibaran Bendera di Aceh

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH -Ketua DPRA Zulfadhli melalui ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh…

3 hari ago

PNL dan Disnakermobduk Aceh Perkuat Kesiapan Alumni Memasuki Dunia Industri melalui Coaching Clinic Pemagangan Nasional

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat komitmennya dalam mempersiapkan lulusan yang…

4 hari ago

UPZIS Politeknik Negeri Lhokseumawe Salurkan Rp137 Juta Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Kepedulian sosial bukan sekadar tentang seberapa besar yang diberikan, melainkan seberapa jauh…

4 hari ago

Gema Nasyid dan Santunan Yatim Meriahkan Maulid Nabi di SMAN 1 Matangkuli

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Lantunan nasyid menggema di lingkungan SMA Negeri 1 Matangkuli, Kabupaten Aceh…

4 hari ago