Categories: PendidikanSosmas

Pendampingan Ini Siapkan Lulusan Kampus Hadapi Dunia Kerja

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA – Tantangan bagi mahasiswa tidak berhenti setelah menyelesaikan skripsi dan lulus dari kampus. Mahasiswa yang barus lulus atau fresh graduate akan menghadapi tantangan baru berupa kompetisi dunia kerja.

Setiap lulusan harus berjuang dengan ribuan orang lainnya dalam mencapai karier impian. Mereka harus siap berkompetisi, menjalin hubungan dengan berbagai karakter orang, menampilkan kinerja terbaik, berani mengambil keputusan, dan menguasai berbagai keterampilan lainnya.

“Ini tentunya sangat diperlukan kesiapan baik dari sisi ilmu, pengetahuan, keterampilan juga mental,” kata Firly Kusumajaya dari Loop Institute of Coaching melalui siaran pers yang diterima Media Sabtu (16/2).

Salah satu cara efektif mempersiapkan itu adalah dengan pendampingan atau coaching. Bentuk kemitraan tersebut akan memaksimalkan potensi pribadi dan profesional dalam diri. Caranya, dengan menstimulasi dan mengeksplorasi pemikiran serta proses kreatif.

Firly menjelaskan pendamping alias coach dapat membantu coachee untuk mencapai tujuan dan target performa, memecahkan masalah, merencanakan tindakan ke depan, dan membuat keputusan. Dalam prosesnya, coachee diprovokasi untuk mengeluarkan potensi-potensi terbaiknya.

Coachee akan dirangsang berpikir, memutuskan rencana sebelum mengambil tindakan, juga memperhitungkan setiap keputusan itu melalui berbagai instrumen pertanyaan terkait. Coachee distimulasi mencapai “aha moment”, yakni saat-saat ketika seseorang mendapat pencerahan.

Dengan demikian, segala sesuatu yang dilakukan benar-benar dilakukan dengan dorongan dari diri sendiri. “Sehingga, mereka akan secara sadar menemukan dan mengeluarkan potensi yang dimilikinya. Inilah mengapa coaching penting dalam proses pemilihan karier,” kata Firly.

Untuk itu, Loop Institute of Coaching bekerjasama dengan Program S2 Psikologi dan Career Center Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan Program Community Service Empowering the New Generation. Kegiatan ini dilakukan di Ruang Teater Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan peran coach dan proses coaching di lingkungan Pendidikan, memperkenalkan coaching kepada para mahasiswa sebagai sebuah metode untuk pengembangan diri. Pendekatan itu diyakini membantu mengembangkan dan memberdayakan generasi muda di Indonesia.

Kegiatan melibatkan 33 //coach// dari “Certified Profesional Coach Program” Angkatan 29 di Loop Institute of Coaching. Kegiatan diikuti oleh 83 peserta yang terdiri dari Mahasiswa S1 dan S2 di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Selain coaching individual, kegiatan ini juga diisi dengan seminar karier untuk mempersiapkan mahasiswa berkompetisi pada dunia kerja. Acara ini dibuka oleh Wakil Dekan 1 Bidang Pendidikan Fakultas Psikologi  Dr Abdul Rahman Saleh MSi dan Kepala Pusat Karier UIN Salamah Agung Phd.

Coaching ini program yang penting karena proses mempersiapkan ini bukan terapeutik,” kata Abdul Rahman.

Sementara Salamah berpendapat kegiatan coaching di dunia pendidikan ini perlu dilakukan berkesinambungan. “Proses coaching penting dilakukan secara reguler. Bahkan dimulai saat mahasiswa baru masuk perkuliahan dan seterusnya hingga mereka siap utk masuk ke dunia kerja,” kata dia.

Syeikha, mahasiswa yang menjadi peserta dalam program ini, mengapresiasi kegiatan ini. “Coach membantu saya dengan memberikan pertanyaan, arahan, dan statement yang luar biasa dengan mengukur sejauh apa kemampuan saya dan bagaimana meningkatkannya,” kata dia.

Mahasiswa lainnya, Misbah, mengaku menemukan pilihan terbaik untuk hidup setelah proses coaching individual. “Semakin memiliki keyakinan akan apa yang akan dilakukan,” kata dia.

Mahasiswa lainnya, yakni Rifqi, Bilqis, dan Suhfi, juga mengaku proses coaching membantu meyakinkan tujuannya yang ingin dicapai setelah lulus kuliah. “Proses coaching yang telah dilakukan membuat saya mampu menggali kekuatan diri dan menjadi percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki,” kata Bilqis.

“Coach dapat membuat saya lebih terbuka dalam pemikiran, lebih percaya diri dengan potensi yang saya punya,” ujar Sufi.

 

Sumber  : Republika.co.id

Recent Posts

Resmi Dilanjutkan! Pemkab Aceh Utara Minta Sportivitas di Bupati dan Wakil Bupati Cup II 2026

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Lanjutan Turnamen Sepak Bola Bupati dan Wakil Bupati Cup II Aceh…

1 hari ago

Kontrak PPPK Lhokseumawe Akan Diperpanjang Setelah Evaluasi 3 Bulan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe memutuskan untuk memperpanjang masa kerja Pegawai Pemerintah dengan…

4 hari ago

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Ada bantuan yang selesai ketika diserahkan, tetapi ada pula kepedulian…

5 hari ago

Wujud Kepedulian, RPP Angkatan 56 Polda Aceh-Polres Pidie Gelar Baksos di Dayah Tgk Chik di Anjong

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan dunia pendidikan Islam, Angkatan 56…

5 hari ago

8 Bulan Pascabencana, Sawah Aceh Utara Belum Pulih, DPRK Desak Pemerintah Aceh Bergerak Cepat

  MerdekaBicara.com | Banda Aceh – Delapan bulan lebih pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada…

5 hari ago

Jalan Penghubung Dua Desa Rusak, Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Turun Tangan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Akses jalan penghubung antar Desa Serba Jaman Tunong dan Desa Alue…

5 hari ago