• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, Juli 6, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home News

Ribuan Warga Terpukau! Aksi Ekstrem Sinar Pelita Rapai Debus Cotdah Sukses Hipnotis Buket Selamat

15 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read
A A

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Grup kesenian tradisional Sinar Pelita Rapai Debus dari Desa Cotdah tampil memukau dalam pertunjukan di Desa Buket Selamat, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, Minggu malam Senin 14 Juni 2026.

Pertunjukan yang disaksikan ribuan penonton itu berlangsung semarak. Aksi para pemain debus di atas panggung membuat suasana histeris. Atraksi kekebalan tubuh yang menjadi ciri khas debus berhasil memukau warga yang memadati lokasi acara.

Syeh Rusli Sabil, pimpinan Grup Sinar Pelita, menyambut baik antusiasme masyarakat terhadap penampilan malam ini.

“Kata dia, pihaknya mengharapkan perhatian pemerintah untuk menghidupkan kembali adat seni rapai ini. Karena sekarang sangat kurang perhatian dari Bupati Aceh Utara,” ujarnya di sela acara.

Syeh Rusli berharap kesenian rapai debus yang merupakan warisan budaya Aceh tidak punah. Dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar para seniman muda terus termotivasi melestarikan tradisi leluhur.

Acara ditutup dengan tepuk tangan meriah dari ribuan penonton yang hadir.

Asal usul seni budaya adat Rapai dari Aceh itu erat banget sama masuknya Islam ke tanah Rencong

1. Lahir bareng penyebaran Islam abad ke-11
Rapai bukan cuma tarian, tapi alat musik pukul khas Aceh yang dimainkan pakai tangan kosong. Menurut kepercayaan masyarakat Aceh, rapai diciptakan oleh Syekh Ahmad bin Rifa’i, pendiri tarekat Rifa’iyyah dari Baghdad. Ada juga versi yang menyebut Syekh Rapi/Syekh Rifa’i yang bawa rapai pas menyebarkan Islam ke Aceh. 364b

2. Dipakai sejak Kesultanan Aceh Darussalam
Rapai bareng Geundrang dan Serune Kalee udah jadi perangkat musik sejak masa kejayaan Kesultanan Aceh. Pertama kali ditabuh di ibukota kerajaan, Banda Khalifah, sekarang Gampong Pande Banda Aceh. Makanya Gampong Pande masih simpan banyak peninggalan rapai kerajaan. 364b

3. Fungsi & makna budayanya
Awalnya rapai dipakai buat iringan zikir, syair, dan dakwah Islam. Ditabuh pas lantunan syair Islami biar suasana lebih hidup, semarak, dan numbuhin semangat jamaah. Dari situ berkembang jadi seni pertunjukan. Sekarang rapai dipakai di hampir semua seni tarik suara tradisional Aceh. 364b

4. Bentuk & jenisnya
Rapai dibuat dari kayu pilihan bentuk bundar, direntangkan kulit sapi/kambing, lalu dikasih lempengan logam biar ada gemerincingnya. Namanya beda-beda tergantung ukuran + cara mainnya. Dari alat musik ini lahir tarian Rapai Geleng, Rapai Pasè, dll. Penarinya sambil menabuh rapai di atas kepala dengan gerakan cepat + dinamis.

Singkatnya: Rapai itu “dakwah yang dibunyikan”. Datang bareng ulama dari Timur Tengah, lalu berbaur jadi identitas budaya Aceh sampai sekarang. {}

Tags: Desa CotdahPariwisataSinar Pelita Rapai Debussosmas
SendShareTweet
Next Post

Silent Growth: Bertumbuh dalam Diam, Berdampak dalam Kehidupan

Rekomendasi

Mualem Minta Semua Insan Olahraga Bersiap Sambut PON 2020 dan 2024

7 tahun ago

PHE NSO Edukasi Siswa SMPN 6 Lhokseumawe Cara Kelola Limbah

4 minggu ago

Trending

  • Ketua KPA (Panglima Muda DIII Tgk Syiek Paya Bakong) Sofyan Ismail Tinjau Rekannya Musibah Kebakaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satukan Warga, Forum Geuchik Matang Tengoh Sukses Gelar Pengajian Majelis Arbabul Hija Ke-34

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sah! Yogi Prahananda Resmi Jadi Calon Nomor Urut 2 di Gampong Seulalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suara Menarik Perhatian, Komunikasi Menggerakkan Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Silent Growth: Bertumbuh dalam Diam, Berdampak dalam Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In