MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Kiprah panjang dalam dunia komunikasi publik, kepemimpinan organisasi, serta pengabdian sosial keagamaan mengantarkan Dr (C). Ir. Muhammad Hatta, SST., MT., CPS., CPPS., CMPS., CCLS., CTRS., CCHS., meraih penghargaan JMSI & PWI Awards 2026 sebagai Tokoh Pemuda Inspiratif. Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Apresiasi Mitra Kerja JMSI Lhokseumawe–Aceh Utara dan Sahabat PWI Lhokseumawe, di Mitra Hotel, Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Senin (12/10/2026).
Penghargaan dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lhokseumawe–Aceh Utara bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi, konsistensi, dan kontribusi Muhammad Hatta dalam memadukan kecakapan intelektual, seni komunikasi, kepemimpinan sosial, serta pengabdian masyarakat yang berakar pada nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal Aceh.
Sosok yang akrab disapa Bung Hatta PNL itu dikenal sebagai figur komunikatif yang memiliki kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari kalangan ulama, tokoh adat, akademisi, politisi lintas partai, birokrat, pengusaha, praktisi, insan pers, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat akar rumput. Keluasan jejaring tersebut menjadi salah satu karakter yang mewarnai perjalanan profesional dan pengabdiannya.
Baginya, komunikasi bukan semata kemampuan berbicara, melainkan seni membangun kepercayaan, merawat silaturahmi, menjembatani perbedaan, serta mempertemukan beragam kepentingan dalam semangat kebersamaan.
Dalam dunia profesional, Muhammad Hatta telah mengabdikan diri sebagai Koordinator Humas dan Kerja Sama Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) sejak 2013. Lebih dari satu dekade berkecimpung dalam bidang kehumasan, ia terlibat dalam membangun reputasi kelembagaan, memperluas jejaring kemitraan strategis, serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah, dunia usaha dan industri, media massa, serta berbagai pemangku kepentingan.
Pengalaman panjang tersebut turut membentuk kapasitasnya sebagai praktisi Public Relations dan Public Speaking. Ia aktif menjadi pembawa acara, moderator, narasumber, dan fasilitator komunikasi dalam berbagai kegiatan pemerintahan, pendidikan, organisasi, serta forum nasional dan internasional. Baginya, kemampuan komunikasi yang baik tidak hanya diukur dari kefasihan berbicara, tetapi juga dari kecakapan mendengar, memahami audiens, dan membangun hubungan yang bermakna.
Kiprahnya dalam dunia kehumasan semakin luas ketika dipercaya sebagai Ketua Forum Humas Politeknik Negeri se-Indonesia. Melalui jejaring nasional tersebut, Muhammad Hatta mengambil bagian dalam memperkuat sinergi komunikasi antarpoliteknik negeri, mendorong profesionalisme praktisi humas, serta mengembangkan kolaborasi yang mendukung reputasi dan daya saing pendidikan vokasi Indonesia.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui kepemimpinannya sebagai Ketua Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh (FHPTA). Forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan praktisi kehumasan berbagai perguruan tinggi di Aceh, memperluas pertukaran gagasan, memperkuat komunikasi kelembagaan, serta membangun kerja sama yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kedekatannya dengan dunia pendidikan vokasi juga memiliki akar historis yang kuat. Sebagai alumni Politeknik Negeri Lhokseumawe angkatan 1998, Muhammad Hatta tetap menjaga hubungan dengan almamater melalui pengabdiannya sebagai Sekretaris Umum Ikatan Alumni Politeknik Negeri Lhokseumawe (IKAPOLINEL). Amanah tersebut menjadi bagian dari komitmennya dalam memperkuat solidaritas alumni, membangun jejaring profesional lintas generasi, serta mendorong kontribusi alumni bagi kemajuan institusi dan masyarakat.
Di luar lingkungan akademik, Muhammad Hatta juga memiliki pengalaman dalam dinamika pemerintahan daerah. Selama sekitar tujuh tahun, ia pernah menjadi bagian dari Tim Ahli Bupati Aceh Utara pada tiga periode kepemimpinan bupati. Pengalaman tersebut memperkaya perspektifnya mengenai komunikasi kebijakan, tata kelola pemerintahan, hubungan antarlembaga, serta pentingnya membangun kesepahaman di tengah keberagaman kepentingan publik.
Jejaring intelektual, profesi dan pengabdian sosialnya turut diperkuat melalui amanah sebagai Sekretaris Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Lhokseumawe. Dalam organisasi tersebut, ia mengambil bagian dalam membangun sinergi pemikiran, memperkuat peran cendekiawan, serta menghubungkan nilai keilmuan, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan masyarakat.
Namun, perjalanan Muhammad Hatta tidak hanya berlangsung di ruang-ruang formal kelembagaan. Di tengah masyarakat, ia dikenal sebagai salah satu penggerak Safari Subuh dan Zikir Bersama Tadzkiratul Ummah Aceh di Kabupaten Aceh Utara yang telah berlangsung sejak 2018, sebuah gerakan sosial keagamaan yang berangkat dari semangat memakmurkan masjid, mempererat ukhuwah, dan menghidupkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kepemimpinannya sebagai Ketua Komunitas Pemuda Subuh (KOMPAS) Aceh Utara, Muhammad Hatta terus mendorong generasi muda untuk mencintai masjid, memperkuat karakter, membangun kepedulian sosial, serta menjadikan aktivitas keagamaan sebagai bagian dari pembentukan kepemimpinan yang berintegritas.
Kedekatannya dengan kalangan ulama, pimpinan dayah, dan tokoh agama juga menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdiannya. Selain aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial keagamaan, Muhammad Hatta turut menjalankan amanah sebagai imam rawatib. Baginya, masjid bukan hanya tempat menunaikan ibadah, melainkan juga pusat pembentukan karakter, persaudaraan, dan kekuatan sosial masyarakat.
Perhatian terhadap pelestarian adat dan budaya Aceh diwujudkan melalui pengabdiannya sebagai Kepala Bidang Adat Istiadat Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Utara. Melalui peran tersebut, ia turut berkontribusi dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal, memperkuat identitas budaya, serta mendorong keberlanjutan warisan adat Aceh di tengah perkembangan zaman.
Sementara dalam organisasi profesi dan kepemudaan, Muhammad Hatta juga terlibat sebagai Dewan Pakar Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Lhokseumawe, Dewan Pembina Asosiasi Pengusaha Indonesia (API) Provinsi Aceh, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. Keterlibatan lintas sektor tersebut memperlihatkan keluasan ruang pengabdiannya, sekaligus memperkuat perannya dalam membangun komunikasi antara kalangan profesional, pengusaha, pemerintah, dan masyarakat.
Salah satu karakter yang menonjol dari perjalanan Muhammad Hatta adalah kemampuannya hadir dan membangun hubungan di berbagai ruang sosial. Di lingkungan akademik, ia bergerak dalam komunikasi kelembagaan dan kemitraan pendidikan. Di tengah birokrasi, ia memahami dinamika pemerintahan dan komunikasi publik. Bersama insan pers, ia merawat hubungan profesional. Di lingkungan ulama dan masyarakat, ia menggerakkan kegiatan spiritual, sementara bersama generasi muda, ia menumbuhkan semangat kepemimpinan dan pengabdian.
Perpaduan pengalaman tersebut menggambarkan pentingnya kepemimpinan yang tidak hanya mengandalkan kapasitas intelektual, tetapi juga kecerdasan sosial, kepekaan budaya, kematangan komunikasi, serta kesediaan untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Penghargaan JMSI & PWI Awards 2026 ini sekaligus menambah catatan apresiasi yang diterima Muhammad Hatta setelah sebelumnya dianugerahi penghargaan Tokoh Pemuda Inspiratif pada Aceh Utara Awards 2026, September lalu.
Kedua penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap konsistensi pengabdian yang melintasi berbagai bidang, mulai dari pendidikan, komunikasi publik, kepemimpinan organisasi, pengembangan generasi muda, kegiatan sosial keagamaan, hingga pelestarian adat dan budaya Aceh. {}
MERDEKABICARA.| ACEH UTARA -Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Assoc. Prof. Dr. Ir. Rizal Syahyadi, ST.,…
MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Utara menggelar rapat koordinasi yang…
MERDEKABICARA.COM | JAKARTA - Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E.,M.M atau yang akrab…
OPINI : Muklis Azhar Merdekabicara.com| Aceh memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar. Migas, emas…
MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melantik dan mengambil…
MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali melanjutkan kontribusinya dalam mendukung peningkatan…