Categories: Pendidikan

Prodi Akuntansi Sektor Publik PNL Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA, Teguhkan Komitmen Mutu Pendidikan Vokasi

MERDEKABICARA.COM |  LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali menorehkan capaian penting dalam perjalanan penguatan mutu pendidikan tinggi. Program Studi Akuntansi Sektor Publik (ASP) pada Program Sarjana Terapan PNL resmi meraih Akreditasi Unggul dari Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).

Predikat tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan LAMEMBA Nomor 225/DE/A.5/LAMEMBA-U/VIII/2026. Sertifikat yang ditetapkan di Jakarta pada 7 Agustus 2026 itu menyatakan Program Studi Akuntansi Sektor Publik PNL Terakreditasi Unggul.

Bagi PNL, capaian ini bukan sekadar pengakuan administratif. Ia merupakan cermin dari proses panjang dalam membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola akademik, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memastikan pendidikan yang diberikan semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

Menurutnya, predikat Unggul merupakan buah dari kerja kolektif yang melibatkan banyak unsur, mulai dari jajaran Wakil Direktur, Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP) dan Koordinator, Ketua dan Sekretaris Jurusan Bisnis, Ketua Program Studi Akuntansi Sektor Publik, seluruh dosen dan tenaga kependidikan di Jurusan Bisnis dan Prodi ASP, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Unit Penunjang Akademik, Bagian dan Subbagian, hingga seluruh pihak yang turut menyukseskan proses akreditasi.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja dengan penuh komitmen. Capaian ini tidak lahir dari kerja satu atau dua orang, tetapi dari kebersamaan, ketekunan, dan kesungguhan seluruh unsur PNL, serta seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya,” ujarnya.

Direktur PNL menegaskan, Akreditasi Unggul harus dipandang sebagai amanah untuk menjaga kualitas sekaligus mendorong peningkatan yang berkelanjutan. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para stakeholder yang selama ini memberikan dukungan, masukan, kepercayaan, dan ruang kolaborasi bagi PNL dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang semakin relevan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah berperan dalam perjalanan Program Studi Akuntansi Sektor Publik. Dunia usaha dan dunia industri, pemerintah, alumni, pengguna lulusan, asosiasi profesi, serta para mitra telah menjadi bagian penting dalam proses penguatan mutu. Kepercayaan dari stakeholder adalah amanah yang harus kami jaga dan jawab melalui kualitas lulusan serta kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Sistem Informasi PNL, Dr. (C). Muhammad Arhami, S.Si., M.Kom., mengatakan Akreditasi Unggul merupakan refleksi dari semakin kuatnya budaya mutu di lingkungan PNL. Menurutnya, akreditasi tidak seharusnya berhenti pada pencapaian predikat, tetapi menjadi instrumen untuk memastikan seluruh proses akademik berlangsung terukur, terdokumentasi, relevan, dan terus mengalami perbaikan.

“Akreditasi Unggul harus kita maknai sebagai pengakuan sekaligus tanggung jawab. Setelah predikat ini diperoleh, tantangan berikutnya adalah bagaimana mempertahankan dan meningkatkan kualitas. Pembelajaran harus semakin relevan, tata kelola akademik semakin baik, pemanfaatan sistem informasi semakin kuat, dan lulusan semakin kompeten serta adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja,” ujar Muhammad Arhami.

Ia menambahkan bahwa penguatan mutu akademik perlu berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi dan sistem informasi. Data akademik, capaian pembelajaran, kinerja lulusan, masukan stakeholder, serta perkembangan kebutuhan dunia kerja harus menjadi bagian dari ekosistem akademik yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

“Kita ingin membangun budaya mutu yang hidup, bukan sekadar memenuhi standar. Setiap capaian harus menjadi bahan evaluasi, setiap evaluasi menjadi dasar perbaikan, dan setiap perbaikan harus menghadirkan dampak yang dapat dirasakan mahasiswa, lulusan, stakeholder, dan masyarakat,” katanya.

Ketua Jurusan Bisnis PNL, Diana, S.E., M.Si., Ak., CA, menyampaikan bahwa capaian Akreditasi Unggul memiliki makna istimewa bagi Prodi ASP, mengingat program studi ini merupakan salah satu prodi baru di Jurusan Bisnis dan pada tahun 2026 baru melahirkan lulusan pertamanya. Menurutnya, keberhasilan meraih predikat Unggul pada fase awal perjalanan tersebut menjadi tonggak penting sekaligus validasi atas keseriusan PNL dalam membangun program studi yang sejak awal diarahkan memenuhi standar mutu, kebutuhan dunia kerja, dan tuntutan sektor publik yang terus berkembang.

“Bagi kami, predikat Unggul ini sangat istimewa karena ASP merupakan program studi yang relatif baru dan tahun ini baru meluluskan lulusan pertamanya. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah untuk terus bertumbuh, memperbaiki diri, dan memastikan lulusan memiliki kompetensi, integritas, serta kesiapan memberikan kontribusi nyata di dunia kerja dan sektor publik,” ujar Diana.

Diana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra industri, instansi pemerintah, asosiasi profesi, pengguna lulusan, dan stakeholder yang telah memberikan dukungan serta kontribusi dalam pengembangan ASP. Menurutnya, keterlibatan mitra menjadi bagian penting dalam menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan lapangan, memperkaya pengalaman mahasiswa, serta memastikan kompetensi lulusan tetap relevan.

“Mitra bukan sekadar bagian dari proses, tetapi menjadi bagian dari ekosistem yang ikut membentuk kualitas lulusan. Karena itu, kolaborasi akan terus kami perkuat agar ASP tidak hanya unggul dalam akreditasi, tetapi juga unggul dalam menghasilkan lulusan yang mampu memberi nilai tambah bagi dunia kerja dan masyarakat,” tutur Diana. {}

Recent Posts

FMIPA Unsri Kembangkan EL-SIBERUNG Berbasis AI, Perkuat Kompetensi Guru Pendidikan Khusus

MERDEKABICARA.COM | PALEMBANG -  Teknologi kecerdasan buatan mulai membuka ruang baru dalam pendidikan khusus. Bukan…

16 jam ago

Mahasiswi Jurusan Bisnis PNL Raih Dua Juara di International Business Administration Competition 2026

MERDEKABICARA.COM | BANDUNG -Dua mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, Jurusan Bisnis, Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL)…

23 jam ago

Pemkab Aceh Utara Kucurkan Rp11,2 Miliar untuk Pemulihan Pasca-Bencana Tahap III

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara menyalurkan bantuan pasca-bencana tahap III untuk…

2 hari ago

PNL Raih 12 Medali di PORSENI XV, Prestasi Jadi Modal Pembinaan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE -;Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) meraih 12 medali pada Pekan Olahraga dan Seni…

3 hari ago

Direktur PNL: PPPK Bukan Sekadar Status, tetapi Amanah untuk Mengabdi

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Integritas tidak lahir dari status, melainkan dari cara seseorang menjalankan amanah.…

3 hari ago

Lhokseumawe Raih Tambahan DAU Rp86,95 Miliar untuk Belanja ASN 2026

MERDEKABICARA COM | LHOKSEUMAWE - Perjuangan Wali Kota Lhokseumawe dalam memperjuangkan dukungan fiskal Pemerintah Pusat…

3 hari ago