Categories: Pendidikan

PNL Perkuat Sinergi Lintas Generasi melalui Workshop Peningkatan Budaya Kerja

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE – Dalam rangka memperkuat komitmen membangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK), Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menyelenggarakan Workshop Peningkatan Budaya Kerja dengan tema “Synergy in Diversity: Lintas Generasi, Berkarya dan Berdampak”, bertempat di Aula Lantai III Gedung TDC PNL.Kegiatan ini diikuti oleh 82 peserta dari unsur dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan PNL.

Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI) PNL yang juga Ketua Panitia, Dwi Meilvi Nasvita, S.H.I., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PNL dalam memperkuat budaya kerja yang berintegritas dan produktif.

Workshop ini, katanya, menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun ZI-WBK, khususnya pada area peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan secara berkesinambungan sejak tahun 2021 sebagai bentuk upaya untuk menumbuhkan budaya kerja yang adaptif dan kolaboratif.

Lebih lanjut, Dwi Meilvi Nasvita menjelaskan bahwa tema “Synergy in Diversity” dipilih sebagai refleksi dari keberagaman generasi di lingkungan PNL yang memiliki latar belakang, pengalaman, dan cara pandang berbeda. Sinergi antar generasi, ujarnya, merupakan kunci agar seluruh potensi dapat dikolaborasikan untuk menghasilkan karya dan dampak positif bagi kemajuan institusi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, terutama kepada Wakil Direktur II Bidang Keuangan dan Umum yang telah berkenan membuka kegiatan serta kepada narasumber dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Banda Aceh.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum PNL, Ir. Zamzami, ST., M.Eng yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang harmonis, inklusif, dan berorientasi hasil.

Ia menilai bahwa keberagaman generasi di lingkungan kerja merupakan kekuatan yang harus dikelola dengan baik melalui komunikasi yang terbuka, rasa saling menghargai, dan kemauan untuk belajar satu sama lain. Setiap generasi, baik yang telah berpengalaman maupun yang baru bergabung, memiliki peran penting dalam menciptakan dinamika kerja yang sinergis dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Ir. Zamzami menyoroti tantangan era digital yang menuntut adaptasi dan penguasaan teknologi dari seluruh pegawai. Menurutnya, perkembangan teknologi tidak seharusnya menciptakan jarak antargenerasi. Perbedaan tingkat penguasaan teknologi antara pegawai senior dan generasi muda hendaknya menjadi ruang untuk saling melengkapi: yang berpengalaman berbagi kebijaksanaan dan etos kerja, sedangkan yang muda membawa energi serta inovasi baru. Sinergi keduanya akan memperkuat kinerja organisasi secara keseluruhan.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai integritas, disiplin, dan profesionalisme. Dengan semangat kebersamaan, ia menekankan pentingnya menjadikan lingkungan kerja PNL sebagai ruang yang kondusif untuk bertumbuh dan berkarya, sehingga setiap langkah yang dilakukan memberikan manfaat dan dampak nyata bagi kemajuan institusi, masyarakat, dan bangsa.

Workshop ini menghadirkan narasumber Widyaiswara Ahli Utama dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Banda Aceh, Dra. Arfah Salwah, M.Si., yang memaparkan materi tentang strategi penguatan budaya kerja lintas generasi di lingkungan instansi pemerintah. Materi tersebut menyoroti pentingnya komunikasi efektif, kolaborasi lintas unit, dan kemampuan beradaptasi di era transformasi digital, serta bagaimana keberagaman karakter generasi dapat menjadi sumber kekuatan organisasi publik.

Melalui kegiatan ini, PNL berharap dapat memperkuat budaya kerja yang inklusif, kolaboratif, dan berintegritas di seluruh lini organisasi. Semangat “Synergy in Diversity” menjadi fondasi bagi seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan PNL sebagai institusi pendidikan vokasi yang mandiri, unggul, dan global, sekaligus menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai integritas di lingkungan perguruan tinggi negeri. {}

Recent Posts

Kontrak PPPK Lhokseumawe Akan Diperpanjang Setelah Evaluasi 3 Bulan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe memutuskan untuk memperpanjang masa kerja Pegawai Pemerintah dengan…

2 hari ago

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Ada bantuan yang selesai ketika diserahkan, tetapi ada pula kepedulian…

2 hari ago

Wujud Kepedulian, RPP Angkatan 56 Polda Aceh-Polres Pidie Gelar Baksos di Dayah Tgk Chik di Anjong

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan dunia pendidikan Islam, Angkatan 56…

3 hari ago

8 Bulan Pascabencana, Sawah Aceh Utara Belum Pulih, DPRK Desak Pemerintah Aceh Bergerak Cepat

  MerdekaBicara.com | Banda Aceh – Delapan bulan lebih pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada…

3 hari ago

Jalan Penghubung Dua Desa Rusak, Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Turun Tangan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Akses jalan penghubung antar Desa Serba Jaman Tunong dan Desa Alue…

3 hari ago

Lepas 206 Mahasiswa Jurusan Bisnis Magang, Direktur PNL: Adaptasi dan Disiplin Jadi Kunci Dunia Kerja

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) membekali sekaligus melepas 206 mahasiswa Jurusan Bisnis…

3 hari ago