Categories: Sosmas

Nasib PT KKA Yang Belum Jelas

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA – Sekretaris Perusahaan (Sekper) PT Kertas Kraft Aceh (KKA), Iskandar AH menyatakan, PT KKA Aceh Utara sejauh ini masih belum bubar karena belum keluar Peraturan Pemerinta (PP). Hal ini disampaikan Iskandar saat dihubungi, Selasa (2/8). Namun demikian apakah akan beroperasi kembali atau tetap akan bubar. masih menunggu kepastiannya.

PT KKA sudah berhenti berproduksi sejak 2008 hingga sebahagian karyawannya sudah di PHKkan termasuk karyawan yang selama ini merawat pabrik dan pengamanan menyusul pernyataan Menteri BUMN, Erick Thohir yang akan membubarkan 4 BUMN salah satunya PT KKA.

Salah seorang Tokoh Masyarakat dan Pemerhati Industri, Asnawi H Ali saat bincang bincang di sebuah Kantin kawasan PT KKA belum lama ini menjelaskan, jika direnungkan kembali, pabrik kertas di Aceh yang pernah terkenal dengan memproduksi kertas kantong semen itu ternyata bisa mati suri.

“Namun begitu kita masih tetap berharap kendati tidak lagi berproduksi kertas kantong semen industri lain harus dibangun, terserah industri apa dan siapa yang akan membangun setidaknya akan terbuka lapangan kerja dan perbaikan ekonomi masyarakat. Masyarakat lingkungan PT KKA cukup besar pengorbanannya rela digusur untuk pembangunan pabrik PT KKA,” sebut Asnawi.

Memang, lanjut Asnawi, PT KKA dalam situasi dan kondisi mati suri ini, pemerintah diharapkan harus berusaha bagaimana areal KKA bisa terbangun industri lain bersamaan dimulainya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Kita tidak ingin PT KKA mati suri dan pemerintah pun harus berpikir sekaligus mencari solusi agar berupaya dengan berbagai daya areal PT KKA untuk tidak nenjadi lahan kosong. Sebagai contoh dalam memanfaatkan aset yang tersedia yaitu dibangun turbin pembangkit listrik, dan tidak lama langsung beroperasi”, papar Asnawi

Seiring beroperasinya PLT MG turbin tersebut Asnawi yakin areal PT KKA akan tumbuh industri industri lain,  bahkan PT Pembangunan Aceh (PEMA) disebut sebut juga sedang berusaha agar KEK Lhokseumawe segera berjalan dan PT KKA termasuk dalam kawasan KEK.tersebut.

“Ya, dalam semua rencana tersebut saya pikir faktor keamanan dan kepastian hukum harus dikedepankan karena factor ini  menjadi pertimbangan bagi investor dalam penanaman modal di KEK nanti.”, pungkas Asnawi Ali.

(Usman Cut Raja).

Recent Posts

Revitalisasi Pascabencana, Pemko Lhokseumawe dan Satgas PRR Cek Infrastruktur

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi…

14 jam ago

Dr. Ir. Zamzami: PNL Perkuat Evaluasi Visi, Misi, dan Strategi untuk Ukur Capaian Institusi

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat sistem evaluasi terhadap pencapaian Visi, Misi,…

23 jam ago

Pastikan Pelayanan Optimal, Kapolres Pidie Sidak Tahanan dan Ruang SPKT

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎‎Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., melakukan pengecekan langsung sejumlah…

2 hari ago

Direktur PNL Rizal Syahyadi Raih Serambi Awards 2026, Akademisi Inspiratif dan Visioner Perguruan Tinggi Vokasi

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH — Jejak kepemimpinan yang dibangun dengan visi, konsistensi, dan keberanian melakukan perubahan…

3 hari ago

Ringankan Beban Warga, Pusdokkes Polri Adakan Bakti Kesehatan di Pidie

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎ ‎‎Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menunjukkan kepedulian dan komitmennya dalam…

6 hari ago

Bupati Aceh Utara Tegaskan Penyaluran Bantuan Bersih dari Pungli

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab…

6 hari ago