Categories: Kesehatan

Pelaporan Kasus Gigitan Hewan Relatif Rendah, Distan Aceh Tengah Giatkan Vaksinasi Rabies

MERDEKABICARA.COM | ACEH TENGAH – Meningkatnya kasus gigitan hewan pembawa penyakit rabies di Kabupaten Aceh Tengah, Dinas Pertanian melaui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, khususnya pemilik hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, terus melakukan upaya pencegahan dengan menggiatkan vaksinasi rabies disertai sosialisasi secara berkesinambungan kepada masyarakat.

Untuk tahun 2019, data pada bidang peternakan, telah terjadi kasus gigitan hewan yang biasa menularkan penyakit rabies seperti anjing, kucing dan kera sebanyak 170 kasus gigitan. Namun belum semua kasus tertangani dengan standar penanganan penyakit rabies, karena keluarga korban hanya membawanya ke Puskesmas sedangkan hewan yang menggigit dan kemudian mati tidak dilaporkan ke Dinas Pertanian atau petugas kesehatan hewan. Dari pantauan petugas di lapangan, pada tahun ini pun masih terjadi kasus kasus gigitan hewan penyebab rabies ini. Ini dikhawatirkan akan berpotensi meningkatnya kasus rabies di daerah ini.

Kabid Peternakan, drh. Hulfah, MP mengatakan, jika terjadi kasus gigitan hewan, seharusnya dilaporkan kepada kami, agar sampel otak hewan yang menggigit dapat diperiksa di laboratorium, sehingga diketahui persis apakan hewan tersebut terjangkit rabies atau tidak, sehingga penanganan korban dapat dilakukan secara tepat. Menurutnya selama ini petugas yang aktif mendata kasus, namun kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus gigitan hewan masih relatif rendah.

“Dalam standar kesehatan hewan, setiap ada kasus gigitan, kita harus kirimkan sampel otak dari hewan penggigit tersebu untuk diperiksa di laboratorium untuk memastikan hewan tersebut terjangkit rabies atau tidak, sehingga penanganan korban bisa dilakukan secara tepat, karena jika tidak ditangani secara tepat, bisa berdampak buruk bagi yang  bersangkutan, sayangnya selama ini harus petugas kami yang turun melakukan pendataan, sementara kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus gigitan kepada kami, masih relatif rendah” ungkap Hulfah.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, Nasrun Liwanza mengatakan bahwa kasus gigitan berpotensi rabies di daerah ini termasuk yang tertinggi di provinsi Aceh. Untuk itu dia sudah menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan vaksinasi secara lebih intensif.

“Kita harus pastikan bahwa semua hewan piaraan khususnya anjing dan kucing harus bebas rabies, makanya kita giatkan terus upaya pencegahan melaui vaksinasi secara rutin oleh para petugas kesehatan hewan” ungkap Nasrun.

Nasrun juga meminta warga yang memelihara hewan khususnya anjing, agar secara rutin menghubungi petugas kesehatan hewan terdekat untuk dilakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan tersebut.

“Ini sangat penting, karena kasus gigitan anjing cukup tinggi, kalau semua hewan bebas rabies, meskipun ada kasus gigitan tapi tidak berpotensi terjangkit rabies” lanjutnya.

Begitu juga jika terjadi kasus gigitan hewan, Nasrun mengharapkan agar keluarga  korban selain membawa korban ke instalasi kesehatan terdekat, juga melaporkan kasus tersebut kepada petugas kesehatan hewan agar dapat dilakukan isolasi dan pemantauan terhadap hewan penggigit itu terjangkit rabies atau tidak, jika ternyata hewan tersebut terjangkit rabies, maka korban harus ditangani secara khusus, tidak bisa dengan pelayanan kesehatan biasa.

“Petugas kita sudah sering mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat, kami mohon kesadaran masyarakat untuk berkoordinasi dengan kami jika terjadi kasus gigitan, ini demi kebaikan kita bersama” kata Nasrun.

Meskipun dalam kondisi pandemi covid, namun menurut Nasrun para petugas kesehatan hewan tetap melakukan aktifitas memberikan pelayanan vaksinasi sebagai upaya menekan kasus rabies di Kabupaten Aceh Tengah. {}

Recent Posts

FHPTA Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Strategis Bersama Pemerintah Aceh untuk Memajukan Pendidikan

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH - Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh (FHPTA) memperkuat sinergi dengan Pemerintah…

7 jam ago

Haji Uma: Kasus Kekerasan Anak Bukan Delik Aduan, Hukum Wajib Lanjut!

MERDEKABICARA.COM | ACEH TIMUR -Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman, S.Sos., M.Sos., atau yang…

19 jam ago

Artificial Intelligence Mengubah Dunia, Jurusan TIK PNL Mempersiapkan Generasi Penakluk Masa Depan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menggelar…

2 hari ago

BEM FKIP Bagikan Strategi Jitu Menulis Karya Ilmiah Lewat Pelatihan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bumi…

4 hari ago

Dongkrak Produksi Pangan, Aceh Utara Kini Dipasok Ekskavator Bantuan KKP

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA -Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil menghadiri Rakornas Kementerian Kelautan dan Perikanan…

5 hari ago

Bupati Aceh Utara Desak BNPB Segera Cairkan Dana Banjir, Rakyat Sudah Lama Menunggu!

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, SE., MM., melakukan koordinasi dengan…

6 hari ago