Categories: Sosmas

Pasca Lebaran, Puluhan Pekerja Luar “Serbu” Bener Meriah, Masyarakat Resah

MERDEKABICARA.COM | BENER MERIAH – Kabupaten Bener Meriah Pasca lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah   “diserbu” pekerja yang berasal dari luar daerah. Kedatangan para pekerja dari luar darah tersebut telah mengundang keresahan dikalangan masyarakat setempat.

Informasinya pekerja dari luar itu jumlahnya mencapai ratusan orang.  Tidak tertutup kemungkinan angka pekerja dari luar daerah itu akan meningkat. Para pekerja itu langsung melakukan aktifitasnya, tanpa terlebih dahulu melakukan isolasi mandiri atau menjalankan protokol kesehatan yang di anjurkan oleh pemerintah.

Banyaknya pekerja dari luar ini dan mereka belum melakukan isolasi mandiri, turut dibenarkan oleh Zulkilfli Burhanuddin, public safety center (PSC) 119 Bener Meriah. Menurutnya, tanpa mendahului kebijakan pimpinan daerah, Kadis Kesehatan, atau jubir Covid-19, para pekerja ini harus melakukan isolasi mandiri.

Informasi yang berhasil dihimpun, para pekerja yang datang dari Sumatera Utara ini berjumlah 38 orang yang akan mengerjakan proyek pembangunan RSUD Muyang Kute. 20 orang pekerja yang membangun jembatan Ali-Ali Pintu Rime Gayo, jalan Takengon – Biruen.

Seharusnya pekerja tersebut belum boleh langsung berintraksi atau bekerja, mereka seharusnya terlebih dahulu melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sesuai protokol kesehatan, ujarnya.

“Para pekerja ini ada yang membawa surat keterangan sehat dari klinik Pratama Anugrah, alamat Jln.Gumba No 6 Kelurahan Cengkeh Turi Binjai Utara yang ditanda tangani oleh dr. Juliana sebagai Dokter yang memeriksa,” jelasnya.

Zulkifli juga mengatakan, surat keterangan tersebut bukan hasil rapid test dan apakah surat ini sudah cukup sehingga tidak ada lagi isolasi secara mandiri.

Tim PSC 119 ini bersama tim satgas tugas gugus Covid-19 Bener Meriah melakukan pengecekan, Sabtu (30/05/2020) terhadap tenaga kerja yang baru datang dari Sumatra Utara ini. Saat dicek ke RSU Muyang Kute, di sana didapati 38 pekerja dari luar ini.

Pihaknya melakukan pengecekan suhu terhadap para pekerja ini. Hasil pengecekan suhu tubuhnya normal. Namun walau suhu tubuhnya normal, sesuai dengan SOP kesehatan Covid-19, mereka harus melakukan isolasi mandiri selama 14.

“Isolasi mandiri dilakukan untuk menjaga dan mewaspadai menyebarnya wabah. Aturan memang demikian. Siapapun yang datang dari luar harus dilakukan isolasi mandiri. Ini demi keselamatan semuanya,” pungkas  Zulkifli. {}

Recent Posts

PNL Career Fair 2nd 2026, Perkuat Konektivitas Talenta Vokasi dan Industri Menuju Pasar Kerja Global

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan…

1 hari ago

Polri Bersama BNN Musnahkan 25 Hektar Ladang Ganja di Sawang Aceh Utara

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Tim Gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika…

3 hari ago

Turun Langsung ke Lapangan, Wali Kota Lhokseumawe Pastikan Warga Kurang Mampu Dapat Hunian Layak

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., turun langsung meninjau…

6 hari ago

Wisuda ke-37, PNL Kukuhkan 1.134 Lulusan, 639 Raih Cumlaude dan Terapkan Ijazah Elektronik

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan transformasi…

6 hari ago

10 Pejabat Eselon II Aceh Utara Resmi Dilantik Bupati Ismail Jalil

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE., MM (Ayah Wa)…

7 hari ago

Perkuat Legalitas Aset Negara, PNL Terima Sertifikat Tanah dari Kantor Pertanahan Lhokseumawe

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat tata kelola aset negara melalui penataan…

1 minggu ago