Home / Foto / Togel Marak di Langsa, Polisi Wilayatul Hisbah Tak Berkutik

Togel Marak di Langsa, Polisi Wilayatul Hisbah Tak Berkutik

Barang bukti selembar Bon
toto gelap (Togel) yang berhasil dipungut wartawan tercecer dijalan pasar sayur
terminal lama. (Foto Atar)
Langsa – Judi
nomor atau Toto Gelap (Togel) belakangan ini semakin marak dikota Langsa
seakan-akan sudah dilegalkan sehingga para bandar besar jenis judi tersebut
bebas menjalankan aksi dan misinya dalam merekrut bandar-bandar kecil yang
hanya mengharapkan keuntungan dari hasil penjualan yang berkisar sekitar 20%
s/d 30%. 

Dengan
melihat fenomena dan realita yang terjadi sekarang ini, jelas pihak terkait
dalam hal ini Polisi Wilayatul Hisbah dibawah pimpinan Drs.Ibrahim Latif.MM
dibuat tidak berkutik untuk menghentikan praktik perjudian tersebut, mereka
hanya mampu menangkap cicurut-cicurut kecil alias pengecer saja, sedangkan
bandar besar tidak tersentuh oleh hukum, yaitu hukum syari’at, kalau sudah
begini siapa yang mau disalahkan, hukumkah, atau para penegak hukum,
jawabannya, ya tentu para penegak hukum itu sendiri yang tidak becus dalam
menjalankan hukum dengan tidak mengikuti aturan dan qanun yang berlaku sehingga
terkesan hukum syari’at timbang pilih hanya mengarah kepada masyarakat kecil
saja, tapi tidak mampu mengarahkan cambuknya kepada pejabat atau
pembesar-pembesar yang sudah jelas melakukan pelanggaran Syari’at. 
 

Sementara
itu terkait semakin maraknya judi togel dikota Langsa, masyarakat ikut angkat
bicara, dengan menuturkan, untuk jenis togel Singapore mainnya siang hari yaitu
hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu, dan minggu, sedangkan togel Hongkong
permainannya malam hari tidak pernah mengenal hari libur, kecuali hari-hari
besar seperti Imlek dan Tahun Baru, sedangkan hari-hari besar Islam seperti
hari raya Idul Fitri permainan ini tetap berjalan, anehnya lagi, setiap setahun
sekali untuk jenis togel Singapore jatah main hari Kamis, dimajukan
permainannya pada hari jum’at.



Menurut
pantauan Wartawan, manyoritas masyarakat Kota Langsa sudah candu dan menggemari
permainan judi togel ini, baik itu togel hongkong maupun togel singapore,
mereka para pecandu rela menahan diri tidak makan asalkan bisa membeli nomor
dengan harapan saat dibuka nanti nomor jitu atau angka main yang sudah dicari
dengan berbagai macam rumus, mendapatkan keberuntungan, tapi apa yang terjadi,
harapan tinggal harapan, uang yang seharusnya untuk kebutuhan keluarga sudah
habis terpakai untuk membeli togel.



Hal
seperti ini harus segera dihentikan, sebelum penyakit masyarakat ini merebak
dan meluas perkembangannya keseluruh pelosok gampong yang ada diwilayah pemko
Langsa, mereka khususnya dari pihak Kepolisian Wilayatul Hisbah bekerja sama
dengan pihak kepolisian Sektor ataupun Polres harus bisa menunjukkan sikap dan
keberanian tampa tawar menawar untuk  menangkap dan mengeksekusi bandar
besar judi togel ini, karena dampak dan pengaruhnya sangat besar kepada
masyarakat, jangan hanya bisa menangkap pemain-pemain kecil atau pengecer yang
mengumpulkan uang recehan, tapi coba biang atau induknya yang diberantas, tentu
pemain atau pengecer tidak berani lagi menjualnya, karena tidak tau kemana akan
menyetor dan menyerahkan rekapan. (Atar)     
 

Barang bukti selembar Bon
toto gelap (Togel) yang berhasil dipungut wartawan tercecer dijalan pasar sayur
terminal lama. (Foto Atar)

Komentar

Baca juga

Dinas P & K Belum SalurkanTunjangan Sertifikasi Triwulan III dan IV Tahun 2016

ACEH TIMUR, MERDEKABICARA.COM – Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Trsnsformasi Lintas Sosial Aceh (LSM KATALIS ACEH) …