Categories: NasionalSosmas

PLN Disjaya: 4,5 Juta Pelanggan di Jakarta Dapat Kompensasi

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA – PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) memastikan pelanggan di DKI Jakarta mendapat kompensasi atas padamnya listrik (blackout) pada Ahad (4/8) lalu di bagian Barat Pulau Jawa. Total jumlah yang terdampak disebut mencapai 4,5 juta pelanggan.

“Kami sudah memiliki data. Jadi semua pelanggan di Jakarta akan mendapatkan kompensasi terkait masalah tersebut,” kata General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) Ikhsan Asaad di Jakarta, Rabu.

Kompensasi tersebut, menurut Ikhsan, mengikuti Peraturan Menteri ESDM nomor 27 tahun 2017 yang mengamanatkan jika pelayanan PLN itu tidak sesuai dengan tingkat mutu pelayanan maka PLN wajib memberikan kompensasi. Ikhsan mengatakan, kompensasinya akan diberikan dengan menurunkan tagihan bulan depan.

“Jadi pelanggan tidak usah ke kantor PLN. Nanti secara otomatis, bulan depan akan mengurangi tagihan listriknya,” ucap Ikhsan.

Pada Ahad, 4 Agustus 2018, Ikhsan mengatakan, terjadi terjadi blackout di Jakarta, Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah, sekitar pukul 11.45. Proses pemulihannya cukup lama karena hampir semua power plant yang ada di sisi Barat pulau Jawa shutdown (mati).

“Itu tentunya membutuhkan pemulihan yang tidak cepat. Kami sudah lakukan langkah-langkah dan siapkan antisipasi ke depannya seperti apa, sehingga kejadian ini tentunya tidak diharapkan berulang kembali,” ucapnya.

Ikhsan menjelaskan, insiden itu akhirnya bisa ditanggulangi seluruhnya pada Senin (5/8) petang pada pukul 17.00 WIB untuk wilayah Jakarta. Sementara itu, pemulihan baru terjadi sekitar pukul 22.00 WIB secara umum di Jawa Barat dan Banten.

“Saat ini seluruh sistem sudah berfungsi dan kami optimistis. Kami yakin kejadian kemarin tidak akan terulang kembali. Saya atas nama PLN sekali lagi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Jakarta,” ucap dia.

Pemadaman listrik disertai gangguan jaringan telepon seluler, layanan transportasi, dan fasilitas publik lainnya terjadi bersamaan di Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah, selama 10 sampai dengan 12 jam dari sekitar pukul 11.45 WIB. Ini merupakan padam listrik massal yang terlama dalam sejarah Kemerdekaan Indonesia selain tahun 2005.

 

Sumber : Republika.co.id

Recent Posts

Turun Langsung ke Lapangan, Wali Kota Lhokseumawe Pastikan Warga Kurang Mampu Dapat Hunian Layak

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., turun langsung meninjau…

2 hari ago

Wisuda ke-37, PNL Kukuhkan 1.134 Lulusan, 639 Raih Cumlaude dan Terapkan Ijazah Elektronik

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan transformasi…

2 hari ago

10 Pejabat Eselon II Aceh Utara Resmi Dilantik Bupati Ismail Jalil

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE., MM (Ayah Wa)…

2 hari ago

Perkuat Legalitas Aset Negara, PNL Terima Sertifikat Tanah dari Kantor Pertanahan Lhokseumawe

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat tata kelola aset negara melalui penataan…

4 hari ago

Sambangi Tokoh Ulama Tanah Luas, Danrem Lilawangsa dan Dandim Aceh Utara Jalin Silaturahmi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA – Dalam upaya mempererat hubungan antara TNI dan ulama, Komandan Korem (Danrem)…

5 hari ago

PNL Sosialisasikan Si iLeume, Inovasi Digital untuk Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Layanan Akademik

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola…

7 hari ago